++ Belajar Mesin Bubut

Cari di Blog Ini

Friday, May 1, 2020

Bearing ASB yang Fenomenal (Tips Memilih Bearing/Laher)

0 comments
Selamat pagi sahabat blog Belajar Mesin Bubut,apa kabar kalian semua? Semoga sehat dan selalu dalam lindungan Tuhan Yang Maha Kuasa ya… Apalagi pandemi belum lagi hilang,semoga bisa jaga kondisi tubuh tetap fit dan di rumah saja.
Untuk yang berpuasa,saya juga mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa ya… yakinlah kalo pahalamu sudah dicatat dan ga akan ditukar sama punya orang,hehe…
Ok,belakangan saya ingin menulis tentang hal hal yang sering saya temui di bengkel,iya bengkel bubut,tapi mungkin bengkel las juga. Baik itu pekerjaan,alat atau kebutuhan part atau komponen suatu mesin. Nah,yang sudah lama mau saya bahas tentunya bersama kalian adalah suatu merek laher atau bearing yang sangat hits tapi gak viral,yaitu bearing ASB.


Jika bertanya kepada mekanik atau teknisi,apa salah satu merk bearing atau laher yang mereka rekomendasikan,mungkin jawabannya adalah SKF atau Timken. Mungkin juga beberapa brand Jepang seperti Nachi,Koyo,NTN,dn lain lain.
Merk merk tersebut sudah jamak digunakan para teknisi jika harus mengganti part bearing suatu alat ataupun mesin. Kualitas tèntu menjadi pilihan untuk membuat umur pakai suatu alat atau mesin menjadi panjang, lebih lebih jika tugasnya berat atau heavy duty.
Tapi jika kita bertanya pada penjaga toko perkakas yang bukan khusus menjual bearing, apa merk bearing yang mereka tawarkan...mungkin kebanyakan akan menjawab satu: ASB!
Ya,ASB bearing sangat mudah didapatkan di toko teknik  dan perkakas. Mereka tersedia di hampir semua tipe bearing. Roller bearing single dan double groove, standar ataupun deep group. Juga untuk tapered roller bearing atau laher tirus mereka punya.
Dan untuk bearing-bearing duduk seperti UCP, UCF dan lainnya,ASB seperti merajai.
Saya tiap kali membeli UCP 204 yang saya pakai untuk mesin perajang pandan ataupun UCP 208 untuk mesin pemotong batu selalu disodorin ASB.
Seberapa baguskah kualitas bearing merk ASB?
Saya bukanlah ahli untuk menilai berdasarkan material dan ketahanan terhadap beban atau gaya,tapi bisa saya tulis sesuai pengalaman di aplikasinya atau penggunaannya di bengkel kami.
Laher ASB memiliki kualitas cukup baik untuk harganya.
Artinya untuk barang sekelasnya dia lebih baik dari beberapa merek pesaingnya,yang menurut saya merek aneh aneh seperti laher ABC (pernah dengar?),FBJ bearing dan lain lain. Tapi akan kalah jika dibandingkan dengan merek FK bearing. Harganya pun sedikit beda,mahal FK maksud saya. Tapi jangan membandingkan UCP merek ASB dengan FYH,sungguh itu tindakan yang tidak adil,wkwkwk. ..
FYH bearing terutama golongan laher duduk,laher berkulit,atau apapun namanya adalah merek premium. Harganya berlipat lipat dari ASB begitu juga umur pakainya. Saya kalau pelanggan yang suka mengeluhkan bearing duduk yang cepet rusak,selalu saya informasikan merek FYH ini,baik itu kualitas dan harganya,dan kebanyakan malah gak jadi pakai gegara mahal,wkwkwk. Ya sudah ASB aja…
Jadi,harga yang terjangkau menjadikan bearing merek ASB ini pemenang di pasar menurut saya. Ada konsumen yang mengutamakan kualitas suatu barang tapi banyak yang akan menyesuaikan kondisi budget atau uang yang ada untuk mencari barang dengan kualitas yang sesuai.
Sebagai bengkel reparasi kita wajib memberi masukan keunggulan dan kelemahan suatu part,dalam hal ini ya bearing tadi.
Sebagai bengkel produksi,kita juga diharuskan menekan harga jual yang mengakibatkan pemilihan barang yang sesuai dengan budget. Ini yang membuat bearing ASB saya pilih untuk beberapa alat.

Kesimpulan
Ada harga ada kualitas, mungkin ini sering kita dengar. Tapi yang pertama menurut saya yang jadi pertimbangan dalam memilih bearing adalah tugasnya. Apakah tugas ringan apa tugas berat, light or heavy duty. Jika tugas ringan merek ASB ini sudah sangat bagus. Tapi jika tugas berat pilihlah beberapa merek Jepang atau Eropa dan Amerika yang sudah punya nama besar,SKF,Timkèn,Nachi,Koyo,NTN dan lain lain. Harganya pun sangat variatif.
Hal lain yang juga perlu diperhatikan adalah posisi bearing,sulit apa tidak, jika menggantinya perlu bongkar banyak part apa tidak. Sebut saja laher di gearbox,tapi ada juga laher tugasnya ringan tapi untuk menggantinya harus membongkar banyak. Untuk yang begini sudah pakai yang bagus sekalian.
Selanjutnya adalah masalah duit. Kadang kali di pekerjaan servis atau reparasi kita buat estimasi dan pelanggan yang memutuskan untuk menekan biaya ya apa boleh buat,pelanggan adalah rajanya. Titahnya harus kita jalankan,wkwkwk…

Itulah sedikit bahasan tentang bearing ASB yang fenomenal,meskipun bahasan kita berkembang menjadi cara memilih bearing. Saya jadi bingung,ini postingan mau dikasih judul apa,apakah Kelebihan dan kekurangan bearing ASB, atau Pilih ASB atau laher Jepang,atau Tips tips memilih Bearing atau Laher atau apa kepanjangan ASB?
Ya sudah, bantu saya dengan berkomentar di kolom ya,..terimakasih.

Note: jika kebetulan ada sales ASB bearing yang lewat disini,coba tawarkan ke saya:
6301 RS
6204
6205
UCP 203
UCP 204
UCP 205
UCP 208
Continue reading ...

Thursday, April 2, 2020

Tool atau Alat yang Harus Ada di Sebuah Bengkel Bubut Rintisan

0 comments
Di semua artikel di blog ini,kata bengkel bubut mengacu kepada bengkel kecil yang baru dirintis, dengan modal minim setelah sekian lama mencari pengalaman sebagai pekerja.
Jadi jangan ngebayangin kalo saya akan menggurui anda yang sudah punya usaha besar,ini murni share pengalaman pribadi kepada rekan rekan pemula.

Dalam menjalankan bengkel bubut ini,tentu pertama kita siapin mesin mesin utama,seperti mesin bubut sendiri,mesin las,bor bangku,bor frais,gerinda bangku,dll.
Tapi ada beberapa peralatan atau tool yang bisa kita lengkapi sambil jalan,karena urusan modal. Kalau modalnya besar sih ga usah ngomong,wkwkwk.
Namun begitu ada beberapa tool yang harus sudah ada,agar kita bisa menghandle pekerjaan dari pelanggan. Berikut diantaranya...

Ragum atau Catok (Anvil Vise)

Ini adalah alat wajib yang digunakan untuk mencekam atau memegang benda kerja. Mau memotong besi,mau melepas baut bandel,mengikir dan banyak lagi yang dilakukan dengan bantuan alat ini.                                Harga catok atau anvil vise model ini bervariasi sesuai kwalitas dan ukurannya. Yang 6 inchi bisa sejuta lebih. Ada yang memiliki model meja pukul (anvil) untuk pekerjaan pekerjaan penempaan. Ada yang pakai rotary seperti gambar disamping,bisa diputar 360 derajat ada juga yang tidak. Intinya minimal harus ada satu ragum di bengkel kita.



Gerinda Tangan (Angel Grinder)

Gerinda,ada yang bilang gurinda atau angel grinder 4",sudah pasti adalah tool dasar,wajib kita punya. Alat ini bisa buat motong,menggrinda,mengamplas,menyikat permukaan benda kerja. Bahkan sekarang alat ini bisa dipasangi attachment atau alat tambah untuk belt sander(amplas sabuk) bahkan gergaji rantai alias chain saw. Sekarang banyak merek alat seperti ini dan banyak juga dijual online sehingga kita punya banyak pilihan harga gerinda tangan.

Bor Tangan (Drilling Hand Tool)

Ya,meskipun kita sudah ada bor bangku atau bahkan mesin bor frais sekalipun,kita tetap butuh alat ini. Mesin bor tangan listrik kini sudah banyak yang cordless atau tanpa kabel. Tapi terserah ka,u mau yang mana yang pasti harus ada satu di bengkel.
kegunaannya pada perbaikan drat atau recoil sangat penting. atau saat mereaming lobang dengan amplas.
Harga mesin bor tangan relatif murah sekarng karena banyaknya tersedia pilihan merek dan penjual online di marketplace juga banyak.

Mata Bor (Drill Bit)

Tadi sudah ada mesinnya sekarang siapin beberapa mata bornya. Umumnya yang HSS dari pada yang lebih mahal. Sukur-sukur bisa beli yang komplit sekalian. Tapi sebagai catetan,merk-merk yang ga jelas yang menjual satu set mata bor besi dalam kotak kebanyakan tidak begitu tajam. Jadi ada baiknya kita beli yang bagus meskipun bijian dan diutamakan yang sering dipakai,misalnya untuk bor tap ukuran tertentu.  

Obeng (Screwdrivers Set)



Ga ada cerita alat ini ga ada di bengkel. Cuma mau ngingetin  aja,kalo obeng adalah alat penting. Ada beberapa titik di mesin bubut yang perlu sentuhan obeng untuk penyetelan,misalnya spei slot ekor burung (dovetail) di eretan. Kita juga akan membutuhkan obeng kalo tiba-tiba alat alat tangan ada yang mati,misalnya gerinda.   Pokoknya obeng adalah tool yang sangat penting.


Kunci Pas/ Reng /Kombinasi (Spanner Set)


Tidak perlu lengkap banget,karena kita bukan bengkel motor... Tapi tetap harus ada minimal satu set kunci kunci di bengkel,entah itu kunci reng-reng atau pas-pas atau lebih bagus kombinasi aja dulu kunci reng pas.    Di mesin bubut sendiri paling cuma butuh beberapa,itupun biasanya ada di bawaaan mesin. Tapi untuk kerja,perbaikan alat yang datang ke kita ,disitu kita perlu mencicil melengkapi alat kita.

Kunci Sok (Socket Wrench)


Meskipun sudah ada kunci pas,ini masih tetap harus ada meskipun ga komplit banget, Untuk ukuran yang sangat sering dipakai malah lebih enak pakai kunci socket yang modet T, cepat ,praktis dan murah.
Tapi untuk tugas tugas berat,kunci sock dengan merk seperti di gambar lumayan bagus. Untuk membongkar disc brake mobil dan lain lain mantaplah.




Kunci L (Hexagon Key Set)

Kunci el, (L) harus disiapkan juga karena banya juga baut baut di mesin bubut yang menggunakan kunci ini,sebut saja setelan eretan, baut baut Bed,baut baut pengunci kepala lepas dan lain lain. Belum lagi pekerjaan tak terduga yang membutuhkan alat ini. Biasanya melepas beaing duduk dari asnya perlu juga kunci L.

Tang Press (Jaw Locking Plier)

Saya mau bilang alat ini sangat penting dan banyak banget membantu pekerjaan di bengkel.
Iya,tang press dengan penguci yang akan bunyi "ctakkk".. ini bisa berfungsi jadi kunci atau tang.
Saat kepala baut sudah ga bisa dibuka dengan kunci,maka tang ini maju mencekam. Saat mengebor alat alat kecil yang susah di catok atau dipegang dengan tang biasa maka tang ini bisa.
Banyak varian mulut (jaws) dari tang ini,tp minimal ada satu seperti ini di bengkel sudah sangat membantu.


Kunci Inggris  (Adjustable Spanner)


Meskipun Made in China,tapi yakinlah,ini kunci inggris,hehe... ga percaya,Googling aja,pake kata kunci "English spanner" akan muncul kunci inggris ini.  Meskipun punya banyak set kunci2,kunci yang satu ini tetep harus ada. Dia punya kelebihan karen mulutnya bisa disetel sesuai ukuran yang dibutuhkan. Kadang dia bukan berfungsi sebagai kunci saja,yang memegang kepala baut atau mur, bisa jadi penekuk plat,dan lain lain.



Beberapa Palu (Hammer Set)


Di bengkel bubut,ada beberapa palu dengan material dan ukuran berbeda yang perlu kita persiapkan untuk mengerjakan pekerjaan yang mungkin akan ditemui.
Dari bentuknya,mulai pin ball hammer,tack hammer,claw hammer,dll mungkin sampai palunya Thor..
Dari materialnya,palu besi,palu kuningan,palu timah,palu plasti,palu karet,palu kayu dan lain lain.
Kita akan menemukan kegunaan yang berbeda pada benda kerja yang berbeda.


Kunci Pipa (Pipe Wrench)

Kunci pipa digunakan ya untuk mengencangkan atau membuaka pipa atau sok dratnya pipa. Tapi alat ini akan banyak membantu di bengkel. Bisa saat membuat mur dari as,mur baut sumur bor misalnya...


Kaleng Oli (Oil Can)

Ini adalah alat penting maintenance atau perawatan mesin bubut. Mesin bubut harus secara berkala dilumasi agar performanya selalu maksimal. Pemeliharaan berkala yang rutin dilakukkan selain pemeliharaan harian selesai bekerja. Demikian juga dengan mesin bor frais,gergaji mesin,bor bangku dan lai lain.
Selain itu kaleng dengan semprotan oli juga berguna membantu proses pekerjaan tertentu misalnya dalam membongkar suatu komponen alat yang diservis.

Trek Vuli dan Bearing (Puller)

Trek atau puller bermacam bentuknya sesuai keperluan. Tapi itu bisa dilengkapi sambil berjalannya waktu,yang penting ada satu dulu yang seperti gambar. Ini bermanfaat sekali untuk melepas Vully,bearing atau roda gigi.

Tap dan Snei (Hand Taps and Snei Set)

Jika prioritas bengkel kamu adalah perbaikan alat alat otomotif,sekarang banyak dijual hand tap dan snei dalam satu set yang kompak. Isinya tap dan snei ukuran untuk ukuran baut yang sering digunakan di sepeda motor. Biasanya mulai M6 sampai M12. Namun kedepannya bisa kita lengkapi koleksi sesuai keperluan dengan membeli yang satuan.
Itulah beberpa tool atau peralatan yang harus ada umtuk menjalankan sebuah bengkel bubut kecil. Dalam perkembangannya pelayanan kita kepada konsumen akan mengikuti tren lokasi bengkel kita,apa yang sering dibutuhkan pelanggan,atau di bagian mana keunggulan servis kita maka kebutuhan tool lainnya akan mengikuti dengan sendirinya.
Jika kamu punya pendapat yang lain silahkan tinggalkan di kolom komentar.

salam....





Continue reading ...

Wednesday, April 1, 2020

Inilah Daftar Ukuran,Jenis dan Type Roller Taper Bearing (Klaher Tirus)

0 comments
Mungkin diantara kita sudah banyak yg hafal dengan ukuran bearing umum yg biasa kita pakai sehari2, atau masih sering lupa? Takpe takpe karena kita sudah ada postingan tentang daftar ukuran dan tipe bearing/ball bearing.

Kalaupun hafal saat mencari bearing tirus atau kones atau istilah inggrisnya tapered roller bearing,ukurannya jadi beda. Penomorannya gak lagi sama dengan ball bearing,meskipun pada unit ukuran yang sama.

Cara penomoran ukuran bearing tirus umumnya menggunakan 5baris nomor.
Misalnya

30204

ukuran ini bearing ini memiliki Internal Diameter atau lubang = 20mm
                                                   Outside Diameter atau kulit    = 47mm
                                                                                        tebal    = 15,00mm

kalo diperhatikan ukuran tersebut mirip dengan 6204 nya deep groove ball bearing yang membedakan cuma  dua angka depannya (30).
Namun jika ketebalan nya berbeda dua angka depan tersebut bisa berbeda, misalnya 32204 (perhatikan di tabel)


Tabel 1, Daftar Ukuran Tapered Roller Bearing/Laher Tirus 

              Lobang (ID) 16-40


table 1: ID 16-40


Tabel 2, Daftar Ukuran Tapered Roller Bearing/Laher Tirus 

              Lobang (ID) 40-60

table 2. ID 40-60


Tabel 3, Daftar Ukuran Tapered Roller Bearing/Laher Tirus 

              Lobang (ID) 60-80


table 3.ID60-80

Tabel 4, Daftar Ukuran Tapered Roller Bearing/Laher Tirus 

              Lobang (ID) 80-105


table 4. ID 80-105


Tabel 5, Daftar Ukuran Tapered Roller Bearing/Laher Tirus 

              Lobang (ID) 110-120


table 5. ID110-120
Continue reading ...

Monday, March 30, 2020

Sejarah Panjang Besi dan Baja (Bagian 3: Jalan Menuju Baja Modern)

0 comments
Pada bagian ketiga dari tulisan ini akan dibahas berkembangnya pabrik pabrik baja di belahan dunia.

Selama perang dunia 1 dan 2, Amerika Serikat adalah produsen baja terbesar di dunia.Tetapi di luar negeri, kebutuhan yang mendesak untuk membangun kembali, dan pengenalan teknologi pembuatan baja baru, akan membantu perusahaan baja asing berkembang.
Bahkan dengan pabrik yang berputar tanpa henti selama masa perang, para pabrikan belum menyempurnakan seni peleburan baja. Butuh ide yang diimpikan 100 tahun sebelum akhir Perang Dunia II untuk merevolusi proses sekali lagi — dan pada akhirnya, untuk melengserkan AS sebagai raja baja dunia. Ilmuwan dan pembuat kaca Jerman William Siemens, yang tinggal di Inggris untuk mengambil keuntungan dari apa yang ia yakini sebagai undang-undang paten yang menguntungkan, menyadari pada tahun 1847 bahwa ia dapat memperpanjang jumlah waktu tungku mempertahankan suhu puncaknya dengan mendaur ulang panas yang dipancarkan.

Siemens membangun tungku kaca baru dengan jaringan kecil tabung bata tahan api. Gas panas dari ruang leleh keluar melalui tabung, bercampur dengan udara eksternal, dan didaur ulang kembali ke dalam ruang. Butuh hampir 20 tahun bagi tungku pembuatan kaca Siemens untuk menemukan jalannya menuju metalurgi.

Pada tahun 1860-an, seorang insinyur Prancis bernama Pierre-Emile Martin mempelajari desain dan membangun tungku Siemens untuk melebur besi. Panas daur ulang membuat logam mencair lebih lama dari proses Bessemer, memberi pekerja lebih banyak waktu untuk menambahkan jumlah yang tepat dari campuran besi yang mengandung karbon yang mengubah material menjadi baja. Dan karena panas tambahan, bahkan potongan baja bisa dilebur.

Pada pergantian abad, proses Siemens-Martin, juga dikenal sebagai proses perapian terbuka, telah menyebar di seluruh dunia.

skema Proses oksigen dasar pada pengolahan baja
 gambar by MICHAEL STILLWELL 

 Melompat ke abad ke-20, ketika seorang insinyur Swiss bernama Robert Durrer menemukan cara yang lebih baik. Durrer mengajar metalurgi di Nazi Jerman. Setelah Perang Dunia II berakhir, ia pindah kembali ke Swiss dan bereksperimen dengan proses Bessemer. Dia membuang oksigen murni ke dalam tungku (bukan udara, yang hanya 20 persen oksigen), dan menemukan bahwa itu menghilangkan karbon dari besi cair secara lebih efektif. Durrer juga menemukan bahwa dengan meniupkan oksigen ke dalam tungku dari atas, dan bukan di bawah seperti pada Bessemer Converter, ia dapat melelehkan baja tua menjadi besi babi dan mendaur ulangnya kembali ke dalam proses pembuatan baja.

"Proses oksigen dasar" ini juga memisahkan semua jejak fosfor dari besi. Metode ini menggabungkan keuntungan dari tungku Bessemer dan Siemens-Martin. Berkat inovasi Durrer, memproduksi baja dalam jumlah besar menjadi lebih murah lagi.
 Sementara negara-negara di Eropa dan Asia segera mengadopsi proses oksigen dasar, pabrik-pabrik Amerika, masih di puncak industri, diserang menggunakan proses Siemens-Martin dengan rasa percaya diri — tanpa disadari membuka pintu untuk kompetisi asing.

 Stainless Steel dan Penurunan dari Pabrik Baja Amerika


Pada tahun 1912, seorang ahli metalurgi Inggris bernama Harry Brearly mencari cara untuk melestarikan kehidupan laras senapan. Bereksperimen dengan paduan kromium dan baja, ia menemukan bahwa baja dengan lapisan kromium sangat tahan terhadap asam dan pelapukan. Brearly mulai menjual paduan baja-kromium kepada seorang teman yang bekerja di peralatan makan, menyebutnya "baja tak berkarat" - seorang moniker harfiah yang sesuai dengan seorang insinyur. Temannya, Ernest Stuart, yang perlu menjual pisau kepada publik, muncul dengan nama yang lebih menarik: baja tahan karat.

Sebuah perusahaan bernama Victoria sedang menempa pisau baja untuk Angkatan Darat Swiss ketika menangkap angin dari logam anti korosi baru dari Inggris. Perusahaan segera mengubah logam di pisaunya menjadi inox, yang merupakan kata lain untuk paduan yang berasal dari kata Prancis untuk stainless, "inoxydable." Victoria mengubah namanya menjadi Victorinox. Saat ini, ada peluang bagus Anda dapat menemukan salah satu dari itu. pisau lipat merah di laci meja Anda.

Tiba-tiba baja stainless ada di seluruh dunia. Logam yang anti korosi dan berkilau menjadi bahan penting untuk peralatan bedah dan barang-barang rumah tangga.Hubcaps di bagian atas Chrysler Building terbuat dari stainless steel, yang membantu mereka mempertahankan kemilau perak mereka di bawah sinar matahari. Pada tahun 1959, para pekerja membuat terobosan di St. Louis untuk membangun Gateway Arch stainless steel, yang tetap menjadi monumen buatan manusia tertinggi di Belahan Barat.


 gambar gerbang lengkung di St. Louis setinggi 630 kaki. DANIEL SCHWEN / WIKIMEDIA 

Tetapi sama seperti St. Louis membangun Gerbang ke Barat, seluruh dunia mengejar produksi baja Amerika. Upah rendah di luar negeri dan penggunaan proses oksigen dasar membuat baja asing lebih murah daripada baja Amerika pada 1950-an, seperti halnya industri baja terpukul oleh paduan yang lebih murah untuk barang-barang rumah tangga: aluminium.

 Pada tahun 1970, US Steel dijalankan sebagai perusahaan baja terbesar di dunia berakhir setelah tujuh dekade, digantikan oleh Nippon Steel Jepang. Cina menjadi pembuat baja top dunia pada 1990-an, dan Bethlehem Steel menutup pabriknya di Bethlehem pada 1995. Baru pada akhir abad ke-20 sebagian besar pabrik baja Amerika akhirnya mengadopsi proses oksigen dasar.

Pada 2016, Amerika Serikat menempati peringkat keempat dalam produksi baja menurut World Steel Association.

 Masa Depan Berkelanjutan


Sebagian besar baja stainless dunia dibuat di pabrik mini. Logam ini tidak membuat baja dari awal, melainkan melebur baja tua untuk digunakan kembali. Tungku yang paling umum di pabrik mini — tungku busur listrik, juga ditemukan oleh William Siemens — menggunakan elektroda karbon untuk menciptakan muatan listrik untuk melelehkan logam.
 Penyebaran pabrik mini dalam setengah abad terakhir adalah langkah penting menuju daur ulang baja tua, tetapi ada jalan panjang untuk mencapai peleburan yang sepenuhnya berkelanjutan. Baja tempa adalah penghasil emisi gas rumah kaca yang terkenal . Proses oksigen dasar, masih digunakan secara luas saat ini, dikembangkan hampir seabad yang lalu, ketika konsekuensi perubahan iklim baru saja memasuki lingkaran penelitian ilmiah. Proses oksigen dasar masih membakar batu bara , memancarkan karbon dioksida empat kali lebih banyak daripada tanur listrik. Tetapi menghapuskan ledakan oksigen sepenuhnya untuk busur listrik bukanlah solusi berkelanjutan — hanya ada begitu banyak baja tua yang tersedia untuk didaur ulang.

 Saat ini, ahli metalurgi sedang dalam tahap awal mengembangkan metode produksi baja yang ramah lingkungan. Di MIT, para peneliti sedang menguji teknologi berbasis listrik baru untuk peleburan logam . Teknik peleburan listrik ini memiliki potensi untuk secara signifikan mengurangi emisi gas rumah kaca jika mereka dapat ditingkatkan untuk bekerja pada logam dengan titik lebur yang lebih tinggi, seperti besi dan baja.

gambar Bagan elektrolisis semikonduktor cair. MIT / MICHAEL STILLWELL

Gagasan tambahan yang telah digunakan untuk membatasi emisi mobil juga sedang diuji. Februari lalu, sebuah pabrikan Austria bernama Voestalpine mulai membangun sebuah pabrik yang dirancang untuk menggantikan batubara dengan bahan bakar hidrogen — teknologi yang mungkin setidaknya dua dekade lagi. Sebagai penutup, pemerintah Cina bahkan memberlakukan batasan pada produksi baja negaranya tahun lalu. Taruhannya telah berubah pada abad ke-21. Tetapi pertanyaannya tetap sama seperti sebelumnya, sama seperti bagi mereka yang mengelola cawan lebur di India, ledakan tungku Jerman, dan pengecoran Amerika. Bagaimana kita menjadi lebih baik dalam membuat baja?

Continue reading ...

Fakta-Fakta tentang Covid -19

0 comments
Kompilasi fakta tentang Covid19, berdasarkan ilmu pengetahuan & penelitian para ahli. Fakta ini berdasarkan literasi dari sumber-sumber kredibel seperti Pemerintah Pusat, WHO, Praktisi terkait Virus. Jika ada yg keliru, silahkan dikoreksi.
----
Bukan isolasi diri spt ini

1. Virus menular melalui droplet, yaitu cairan yg berasal dari hidung dan mulut. Droplet bisa langsung terkena mulut, hidung, mata orang lain, atau tersentuh tangan atau lainnya lalu dipakai memegang wajah, ngupil, memasukkan jari ke mulut, mengucek mata.
*Pencegahannya: jaga jarak, menggunakan masker, cuci tangan pakai sabun atau hand sanitizer, mandi keramas & pakai sabun, cuci pakaian segera dengan detergen jika bepergian, berjemur sinar matahari, PHBS, penyemprotan disinfectan secara berkala.

2. Virus tidak menular melalui udara. Penularan melalui udara dimungkinkan terjadi pada tenaga medis yg sedang melakukan tindakan pada pasien.
*Pencegahan: Tenaga medis pakai masker, kacamata, pakaian pelindung (APD).

3. Yg positif Corona belum tentu sakit. Daya tahan tubuh yg kuat bisa mengatasi virus.
*Tips: jaga daya tahan tubuh dengan PHBS, vitamin, makan & istirahat cukup.

4. Yg positif corona walaupun tidak sakit, bisa menularkan virus melalui droplet.
*Pencegahan: seperti no.1 & isolasi mandiri atau di tempat khusus yg disediakan pemerintah (wisma atlet?).

5. Yg belum tahu positif atau negatif bisa juga tertular atau menularkan virus jika tidak menjaga jarak, ada di kerumunan/berdesakan, tidak menjalankan tindakan pencegahan corona.
*Pencegahan: bila tidak ada kepentingan sebaiknya tinggal di rumah, social distancing, physical distancing, laksanakan pencegahan seperti no.1.

6. Virus akan memperparah penyakit bawaan orang yg positif corona (diabetes, struk, jantung, pernafasan), baik yg masih muda & lebih parah lagi pada usia lanjut.
*Pencegahan: Seperti no.5 & wabil khusus lebih hati2 lagi pada manula & yg punya penyakit bawaan.

(Bersambung).
#CerdasMenyikapiCorona #JanganPanik
.
.
.
Amirsyah
Continue reading ...

Thursday, March 26, 2020

Sejarah Panjang Besi dan Baja (Bagian 2: Logam Perang dan Perkembangan Pengolahan Besi Baja)

0 comments

Kita di bagian kedua dari sejarah pengolahan besi dan baja. Disini dijelaskan penggunaan besi dan baja dalam masa masa perang dan perkembangan teknologi pengolahan baik itu tungku atau tanurnya dan sumber energi pembakarnya.

Tungku pengolahan bijih besi pertama (model blast/ledakan) tampak seperti jam pasir. Di sepanjang Lembah Rhine di Jerman saat ini, pekerja logam mengembangkan alat yang tingginya sekitar 10 kaki, dengan dua bellow ditempatkan di bagian bawah, untuk mengakomodasi jumlah bijih besi dan arang yang lebih besar.
Blast furnace menjadi sangat panas, besi menyerap lebih banyak karbon dari sebelumnya, dan campurannya berubah menjadi besi cor yang dapat dengan mudah dituangkan ke dalam cetakan.
 Itu adalah proses pembuatan besi yang dilakukan Cina selama 1.700 tahun — tetapi dengan tungku yang lebih besar.
Pekerja menggali parit di lantai pengecoran yang bercabang dari saluran pusat yang panjang, membuat ruang untuk besi cair mengalir. Parit-parit itu menyerupai serasah anak babi yang menyusu, dan lahirlah nama panggilan: besi kasar.

gambar tunku Blast Furnace by MICHAEL STILLWELL

  Inovasi besi datang tepat pada waktunya bagi dunia Barat yang sedang berperang. Penemuan meriam di abad ke-13 dan senjata api di abad ke-14 membangkitkan rasa lapar akan logam. Besi babi bisa dituangkan ke cetakan meriam dan laras senapan, dan Eropa mulai memompa senjata tidak seperti sebelumnya. Tapi ledakan besi menciptakan masalah. Ketika kekuatan Eropa mulai merentangkan kekuatan mereka di seluruh dunia, mereka menggunakan kayu dalam jumlah besar, baik untuk membangun kapal maupun membuat arang untuk peleburan. Satu tungku Inggris membutuhkan sekitar 240 hektar pohon per tahun, menurut buku Steel: From Mine to Mill, Metal That Made America oleh Brooke C. Stoddard. Kerajaan Inggris berpaling ke sumber daya yang belum dimanfaatkan dari Dunia Baru untuk solusi dan mulai mengirim logam yang dilebur di koloni-koloni Amerika kembali melintasi Atlantik. Tetapi peleburan besi di koloni menghancurkan bisnis untuk pabrik besi di Inggris. Jawaban atas kesengsaraan bahan bakar Inggris datang dari pembuat panci besi cor. Abraham Darby menghabiskan sebagian besar masa kecilnya bekerja di pabrik malt, dan pada awal 1700-an, ia ingat teknik dari masa-masa menggiling gandum: memanggang batu bara, batu yang mudah terbakar. Yang lain telah mencoba peleburan besi dengan batubara, tetapi Darby adalah yang pertama memanggang batubara sebelum peleburan. Batubara panggang mempertahankan panasnya jauh lebih lama dari arang dan memungkinkan pandai besi untuk membuat besi babi yang lebih tipis - sempurna untuk dituangkan ke dalam cetakan senjata. Saat ini, tungku ledakan besar milik Darby dapat dilihat di Coalbrookdale Museum of Iron . Inggris telah menemukan kekuatan peleburan dengan batu bara. Tapi tetap saja tidak membuat baja.


 Pembuat Jam dan Crucible


Benjamin Huntsman frustrasi dengan besi. Paduan yang tersedia untuk pembuat jam dari Sheffield bervariasi terlalu banyak untuk karyanya, terutama membuat pegas halus. Seorang dokter mata dan ahli bedah yang tidak terlatih di waktu luangnya, Huntsman bereksperimen dengan bijih besi dan menguji berbagai cara peleburan itu. Akhirnya dia menemukan proses yang sangat mirip dengan metode India kuno menggunakan wadah tanah liat. Namun, teknik Huntsman memiliki dua perbedaan utama: Dia menggunakan batubara bakar daripada arang, dan alih-alih menempatkan bahan bakar di dalam wadah, dia memanaskan campuran besi dan karbon di atas lapisan batubara. Ingot yang muncul dari smelter lebih seragam, lebih kuat, dan tidak rapuh - baja terbaik yang pernah dilihat Eropa, dan mungkin dunia.
Pada 1770-an, Sheffield menjadi tumpuan nasional manufaktur baja. Tujuh dekade kemudian, seluruh negeri tahu prosesnya, dan pabrik baja Inggris menyala terang.

 Pada tahun 1851, salah satu pekan raya dunia pertama diadakan di London, Pameran Besar Karya Industri Semua Bangsa. Crystal Palace dibangun dengan besi cor dan kaca untuk acara tersebut, dan hampir semua yang ada di dalamnya terbuat dari besi dan baja. Lokomotif dan mesin uap, air mancur, dan tiang lampu, apa saja dan segala sesuatu yang dapat dilemparkan dari logam cair dipajang. Dunia belum pernah melihat yang seperti ini.

Terobosan Bessemer


Henry Bessemer adalah seorang insinyur dan penemu Inggris yang dikenal karena sejumlah penemuan yang tidak berhubungan, termasuk cat berbasis kuningan emas, keyboard untuk mesin typesetting, dan penghancur tebu.

Ketika Perang Krimea pecah di Eropa Timur pada tahun 1850-an, ia membangun peluru artileri memanjang yang baru. Dia menawarkannya kepada militer Prancis, tetapi meriam besi cor tradisional pada waktu itu terlalu rapuh untuk menembakkan peluru. Hanya baja yang bisa menangani ledakan yang dikendalikan. Proses pembuatan baja krusial terlalu mahal untuk menghasilkan barang sebesar meriam, jadi Bessemer berangkat untuk menemukan cara untuk memproduksi baja dalam jumlah yang lebih besar. Suatu hari di tahun 1856, ia memutuskan untuk menuangkan besi babi ke dalam wadah daripada membiarkannya mengalir ke parit. Begitu masuk ke dalam wadah, Bessemer menghembuskan udara melalui perforasi di bagian bawah. Menurut Steel: Dari Mine to Mill , semuanya tetap tenang selama sekitar 10 menit, dan kemudian tiba-tiba bunga api, api, dan besi babi meleleh keluar dari wadah.
Ketika kekacauan berakhir, bahan yang tersisa di wadah itu bebas karbon, besi murni.


gambar Lukisan cat minyak oleh EF Skinner menunjukkan baja diproduksi oleh Proses Bessemer di Penistone Steel Works, South Yorkshire. Sekitar tahun 1916. GAMBAR SSPL GETTY

 Dampak insiden peleburan eksplosif ini sulit dilebih-lebihkan. Ketika Bessemer menggunakan bellow langsung pada besi babi cair, karbon yang terikat dengan oksigen dari ledakan udara, meninggalkan besi murni yang — melalui penambahan bahan yang mengandung karbon seperti spiegeleisen, paduan besi dan mangan — dapat dengan mudah diubah menjadi baja berkualitas tinggi. Bessemer membuat mesin untuk menjalankan prosedur: "Bessemer Converter." Itu berbentuk seperti telur dengan lapisan tanah liat interior dan eksterior dari baja padat. Di bagian atas, lubang kecil memuntahkan api setinggi 30 kaki ketika udara menghembus ke tungku. Namun, hampir segera muncul masalah di pabrik besi Inggris. Ternyata Bessemer telah menggunakan bijih besi yang mengandung sangat sedikit fosfor, sementara kebanyakan cadangan bijih besi kaya akan fosfor. Metode lama peleburan besi andal menghilangkan fosfor, tetapi Bessemer Converter tidak, menghasilkan baja rapuh.

 gambar tungku Bessemer byMICHAEL STILLWELL
Masalah itu menyinggung para ahli metalurgi selama dua dekade, sampai seorang petugas polisi dan ahli kimia amatir Inggris berusia 25 tahun, Sidney Gilchrist Thomas, menemukan solusi untuk masalah fosfor.
Thomas menemukan bahwa lapisan tanah liat perangkat itu tidak reaktif dengan fosfor, jadi ia mengganti tanah liat dengan lapisan berbasis kapur. Itu bekerja seperti pesona. Metode baru, yang menghasilkan lima ton baja dalam 20 menit, sekarang dapat digunakan di seluruh pabrik besi Inggris. Proses penyedot Huntsman tua, yang menghasilkan 60 pon baja dalam dua minggu, sudah usang. Bessemer Converter adalah raja baru baja.

 Baja Amerika


 Di sisi lain Atlantik, endapan bijih besi yang besar masih belum dimanfaatkan di hutan belantara Amerika. Pada tahun 1850, Amerika Serikat hanya memproduksi besi seperlima dari Inggris. Tetapi setelah Perang Sipil, para industrialis mulai mengalihkan perhatian mereka pada proses Bessemer, memicu industri baja yang akan menghasilkan kekayaan yang jauh lebih banyak daripada  Gold California Rush 1849. Ada jalan untuk dibangun di antara kota-kota, jembatan untuk membangun di atas sungai, dan rel kereta api untuk berbaring di jantung Wild West.

 Andrew Carnegie Tokoh Ini Ingin Membangun Semuanya.


 Tidak ada yang mencapai impian Amerika seperti Carnegie. Imigran Skotlandia tiba di negara itu pada usia 12, menetap di lingkungan miskin Pittsburgh. Carnegie memulai pendakiannya sebagai bocah kurir remaja di kantor telegraf. Suatu hari, seorang pejabat tinggi di Perusahaan Kereta Api Pennsylvania, terkesan oleh remaja pekerja keras, mempekerjakan Carnegie untuk menjadi sekretaris pribadinya.

gambar Andrew Carnegie. PERPUSTAKAAN KONGRES
"Star-Spangled Scotsman" mengembangkan ketajaman bisnis dan bekerja keras menaiki tangga di industri kereta api, membuat beberapa investasi cerdas di sepanjang jalan. Dia memiliki saham di perusahaan pembangunan jembatan, pabrik kereta api, lokomotif, dan pabrik besi. Ketika Konfederasi menyerah pada tahun 1865, Carnegie yang berusia 30 tahun mengalihkan perhatiannya untuk membangun jembatan. Berkat pabriknya, ia dapat memproduksi besi cor secara massal. Tapi Carnegie tahu dia bisa melakukan lebih baik daripada besi.
 Jembatan yang tahan lama membutuhkan baja. Sekitar satu dekade sebelum Sidney Thomas memperbaiki Bessemer Converter dengan lapisan berbasis kapur, Carnegie membawa proses Bessemer ke Amerika dan memperoleh besi bebas-fosfor untuk menghasilkan baja. Dia mendirikan pabrik baja di Homestead, Pennsylvania, untuk memproduksi paduan untuk jenis bangunan baru yang disebut arsitek "gedung pencakar langit." Pada tahun 1889, semua kepemilikan Carnegie dikonsolidasikan dengan satu nama: Perusahaan Baja Carnegie.
 Pada titik ini, Carnegie sendirian memproduksi hampir setengah baja dari seluruh Inggris. Perusahaan baja tambahan mulai tumbuh di seluruh negeri, menciptakan kota-kota baru, termasuk kota penambangan besi di Connecticut bernama " Chalybes " setelah pembuat besi zaman kuno. 

Amerika tiba-tiba bergerak menuju puncak industri baja. Tapi segalanya akan menjadi berbatu di Homestead Steel Works Carnegie, tepat di seberang Sungai Monongahela dari Pittsburgh. Untuk menekan biaya produksi, upah rendah. Gaji untuk 84 jam kerja seminggu kurang dari $ 10 pada tahun 1890 (sekitar $ 250 hari ini) —dan itu untuk tenaga kerja yang melelahkan di pabrik baja panas. Kecelakaan adalah hal biasa, dan di Pittsburgh, udara sangat tercemar sehingga seorang penulis untuk The Atlantic Monthly menyebut Steel City, "neraka dengan tutupnya dilepas."

 gambar Lingkungan Strip District Pittsburgh tampak barat laut dari atap Union Station. NASA 

Pada Juli 1892, ketegangan memuncak antara Perusahaan Baja Carnegie dan serikat pekerja yang mewakili pekerja di pabrik Homestead. Kursi perusahaan, Henry Clay Frick, mengambil sikap keras, mengancam akan memotong upah. Para pekerja menggantung patung Frick, dan dia merespons dengan mengelilingi pabrik dengan pagar kawat berduri sepanjang tiga mil, mengharapkan permusuhan.
Para pekerja memilih untuk mogok dan kemudian dipecat, yang mengarah ke nama panggilan untuk pabrik berpagar: "Fort Frick." Sekitar 3.000 penyerang mengambil alih Homestead, memaksa penegakan hukum setempat. Frick mempekerjakan 300 agen dari Pinkerton Detective Agency untuk menjaga pabrik, dan pada pagi hari 6 Juli 1892, terjadi pertempuran sipil. Para lelaki berkumpul di tepi sungai, melemparkan batu dan menembakkan senjata ke agen Pinkerton yang berusaha mendarat di kapal. Para penyerang menggunakan apa pun yang mereka temukan sebagai senjata, meluncurkan meriam tua, menyalakan dinamit, dan bahkan mendorong mobil kereta yang terbakar ke dalam kapal.
 Ketertiban dipulihkan ketika batalion Pengawal Nasional 8.500 memasuki kota dan menempatkan Homestead di bawah darurat militer. Sepuluh orang terbunuh dalam bentrokan itu. Frick kemudian ditembak dan ditikam di kantornya oleh seorang anarkis yang mendengar tentang pemogokan, tetapi selamat. Dia meninggalkan perusahaan tak lama setelah itu, dan pada tahun 1897, Carnegie menyewa seorang insinyur bernama Charles M. Schwab (jangan dikelirukan dengan pendiri Charles Schwab Corporation) untuk melayani sebagai presiden baru.
Pada tahun 1901, Schwab meyakinkan Carnegie untuk menjual perusahaan besinya sebesar $ 480 juta. Perusahaan baru Schwab bergabung dengan pabrik tambahan untuk membentuk United States Steel Corporation.

 gambar Milisi negara bagian Pennsylvania tiba untuk memadamkan permusuhan, karya seni dalam Harpers Weekly oleh Thure de Thulstrup. PERPUSTAKAAN KONGRES 

Industri baja Amerika terus meledak hingga abad ke-20. Pada tahun 1873, Amerika Serikat memproduksi 220.000 ton baja. Pada 1900, Amerika menyumbang 11,4 juta ton baja, lebih dari gabungan industri Inggris dan Jerman. United States Steel Corporation yang baru adalah perusahaan terbesar di dunia, yang memproduksi dua pertiga dari baja negara. Itu adalah tingkat produksi yang belum pernah terlihat di seluruh dunia, tetapi pengecoran baja baru saja memanas.

 Logamnya Perang dan Perdamaian


Ketidaksepakatan di US Steel membuat Charles Schwab menemukan pekerjaan baru yang memimpin perusahaan yang berbeda dan berkembang pesat: Bethlehem Steel.
Pada tahun 1914, dua bulan setelah Perang Besar, Schwab menerima pesan rahasia dari Kantor Perang Inggris. Beberapa jam kemudian, dia membeli tiket untuk menyeberangi Atlantik dengan nama palsu. Di Eropa, ia bertemu dengan Sekretaris Negara untuk Perang Inggris yang ingin melakukan pemesanan besar — ​​dengan tangkapan. Inggris ingin Betlehem membangun $ 40 juta dalam persenjataan untuk Inggris, dan tidak melakukan bisnis dengan musuh-musuh Mahkota.
Schwab menerima dan pergi ke pertemuan berikutnya, yang satu ini dengan Tuan Pertama Angkatan Laut, Winston Churchill. Churchill memesan sendiri: kapal selam untuk Angkatan Laut Kerajaan untuk memerangi kapal-U Jerman, dan ia membutuhkannya segera.


gambar HMS E34, kapal selam kelas E Inggris di dermaga. Dia ditugaskan pada Maret 1917, menenggelamkan U-Boat UB-16 dari Harwich di Laut Utara pada 10 Mei 1918, dan ditambang di dekat pulau-pulau Frisia pada 20 Juli 1918. Kapal selam itu hilang bersama semua kru.   .

Tapi Schwab punya masalah. Undang-undang netralitas di AS mencegah perusahaan-perusahaan menjual senjata kepada para pejuang Perang Dunia I di kedua pihak.
Tidak terpengaruh, Bethlehem Steel mengirim bagian-bagian kapal selam ke sebuah pabrik perakitan di Montreal seolah-olah untuk upaya pembangunan kembali kemanusiaan - dan baja Amerika mulai bocor ke dalam upaya perang Sekutu.

Kebutuhan Amerika mengimbangi undang-undang netralitas menghilang, ketika Amerika Serikat secara resmi memasuki Perang Dunia I pada bulan April 1917. Pada tahun 1914, ketika perang baru saja dimulai, Amerika Serikat menghasilkan 23,5 juta ton baja — lebih dari dua kali lipat produksinya 14 tahun sebelumnya. Pada akhir perang tahun 1918, produksi meningkat dua kali lipat. Baja Amerika memberi Sekutu keunggulan yang menentukan dalam pertarungan melawan Blok Sentral.

gambar Empire State Building sedang dibangun
dengan Chrysler Building di latar belakang, 1930.
 IRVING BROWNING / THE NEW YORK HISTORICAL SOCIETY
 GETTY IMAGES 
Ketika perang berakhir, pembuatan baja AS muncul lebih kuat dari sebelumnya. Menara Art Deco mulai tumbuh di antara langit-langit New York dan Chicago, dengan sebagian besar baja berasal dari dua perusahaan: US Steel dan Bethlehem Steel.
Struktur ikonik seperti Rockefeller Center, Hotel Waldorf-Astoria, Jembatan George Washington, dan Jembatan Golden Gate dibangun dengan baja Betlehem.
Pada tahun 1930, baja perusahaan masuk ke gedung pencakar langit tertinggi di dunia: Gedung Chrysler. Kurang dari setahun kemudian, Empire State Building, dengan 60.000 ton baja yang dipasok oleh US Steel, akan mencapai lebih tinggi dari Chrysler untuk menjadi simbol abadi Manhattan.

Tapi gedung pencakar langit bukan satu-satunya inovasi yang dipicu oleh ledakan produksi baja. Materi itu masuk ke bonanza mobil, peralatan rumah tangga, dan kaleng makanan. (Dua perusahaan yang sedang naik daun, milik Dole dan Campbell, menjadi sangat populer berkat umur simpan yang panjang dari barang-barang kaleng mereka.) Aset Bethlehem Steel dan US Steel dihargai lebih tinggi daripada milik Ford dan General Motors Companies. Itu benar-benar zaman baja — tetapi masalahnya tidak jauh.
 Menyusul kejatuhan pasar saham 1929, produksi baja melambat karena ekonomi jatuh ke dalam Depresi Hebat. Para pekerja baja Amerika di-PHK, tetapi pabrik-pabriknya tidak pernah menjadi gelap gulita. Jalur kereta api masih menyebar di seluruh negeri, makanan kaleng tetap populer, dan ketika Larangan hampir berakhir, sebuah produk baja baru muncul: kaleng bir baja, diperkenalkan pada 1930-an oleh Pabst untuk pembuatan Blue Ribbon.

gambar Steel Pabst Blue Ribbon dapat dari awal 1940-an.  
Menyusul Depresi, mesin perang yang haus logam kembali menyalakan peleburan dunia. Jerman pindah untuk menduduki tanah di Denmark, Norwegia, dan Prancis, mendapatkan kendali atas tambang dan pabrik besi baru. Tiba-tiba, Nazi mampu memproduksi baja sebanyak Amerika Serikat. Di Timur, Jepang mengambil kendali tambang besi dan batubara di Manchuria. Ketika serangan terhadap Pearl Harbor membawa Amerika ke dalam Perang Dunia II, pemerintah AS melarang produksi sebagian besar barang-barang konsumen baja. Negara-negara industri di dunia, yang melaju lebih dulu dalam perang dunia, mulai menjatah baja untuk beberapa tujuan: kapal, tank, senjata, dan pesawat.
Pabrik-pabrik Amerika melelehkan logam 24 jam sehari, seringkali dengan terutama tenaga kerja wanita. Ekonomi mulai booming lagi, dan segera produksi baja Amerika lebih dari tiga kali lebih besar dari negara lain. Selama Perang Dunia II, AS memproduksi baja 25 kali lebih banyak daripada yang terjadi selama Perang Dunia I.

Dan sekali lagi, pabrik baja Dunia Baru memainkan peran yang menentukan dalam kemenangan Sekutu. Ketika perang berakhir, AS mencabut larangan atas barang-barang konsumsi baja. Dengan lebih dari setengah baja dunia sekarang buatan Amerika, pasar mobil, peralatan rumah tangga, mainan , dan tulangan baja (rebar) untuk konstruksi sama menggiurkannya seperti sebelumnya. Baja dari kapal dan tank yang tersisa dilebur dalam tungku besar untuk digunakan kembali di jembatan dan kaleng bir.

Continue reading ...

Tuesday, March 24, 2020

Pekerjaan-Pekerjaan Khusus di Mesin Bubut

0 comments
Kalo diinget pelajaran di sekolah dulu,definisi membubut adalah menghilangkan beberapa permukaan  benda kerja dengan mencekam benda kerja di chuck yang berputar dan penyayatan pahat bubut,misalnya membubut diameter luar,facing,dan lain lain.
Tapi kita tahu bahwa banyak operasi atau pekerjaan lain yang dilakukan di mesin bubut dan banyak juga yg sudah saya post di blog ini,misalmnya, mengebor,membubut lubang,membuat drat luar,membubut drat dalam dan lain-lain.

Namun selain yang proses pembubutan yang umum dilakukan tersebut,masih ada special operation atau pekerjaan pekerjaan khusu yang bisa dilakukan di mesin bubut.
Kita coba rangkum lagi ya,...meskipun kamu-kamu juga sudah sering melakukannya.

Mengkartel atau Knurling


ini adalah pekerjaan membuat pola pada benja kerja dengan alat bantu berupa kartel/knurling.
Dia semacam roda gigi dengan tangkai yang dicekam pada tool post dan ditekankan pada benda kerja hingga meninggalkan bekas di benda kerja.
Sudah ada postingan khususnya disini dan contoh pekerjaannya ada juga disini
Benda-benda yang dikartel umumnya berupa handel-handel suatu alat atau mesin dengan maksud enak digenggam dan tidak licin.



Mengetap dan Menyenei


Membuat ulir luar dan dalam di mesin bubut bisa dilakukan dengan pahat bubut. Tapi untuk ukuran-ukuran tertentu bisa juga menggunakan alat tangan yang berupa tap dan snei. ya,tap untuk drat dalam dan snei untuk drat luar
Untuk proses mengetap di mesin bubut selengkapnya bisa dilihat postingan ini.
Begitu juga dengan menyenei,tinggal kebalikan prosesnya.



Membubut Radius Dalam (Alur) dan Radius Luar dengan Alat Bantu


Membubut radius luar atau membuat bola-bola di mesin bubut memang bisa dilakukan dengan proses biasa,dengan permainan tangan kita,tapi tentu saja akan lama dan bentuknya tidak sesempurna jika menggunakan alat khusus untuk itu.
Alat ini atau bisa disebut ball attachment,sampai saat ini saya belum kesampaian untuk membuatnya,hehe...
Tapi untuk membubut alur saya sudah punya alatnya. Biasanya say pakai untuk membuat roda dengan rel besi as 19mm. Hasilnua lumayan bagus,langsung pas sama rel tanpa ada kikir mengikir lagi


Menggunakan Mesin Bubut sebagai Miling/Mesin Frais

Kita tahu mesin bubut yang berputar adalah benda kerja dan pisaunya tidak,sedangkan mesin milling sebaliknya . Bagaimana kalau di chuk mesin bor yang dipasang adalah end mill dan di eretan ada benda kerja? Ya,ini nisa dilakukan untuk keperluan khusus. Ini bisa disebut menggunakan mesin bubut sebagai milling atau memfrais di mesin bubut.


Iyulah beberapapekerjaan khusus yang bisa dilakukan di mesin bubut. Jika kamu punya pendapat lain silahkan share di kolom komentar,siapa tahu bisa saya jadikan ide untuk postingan bagian kedua....

salam satu pahat:D
Continue reading ...
 

About Me

My Photo
Salam, Saya blogger dengan basic tekhnologi pengolahan logam dasar. Sehari hari saya bergelut dengan mesin bubut dan mesin las,tapi saya hobi menuangkan pengalaman dan pemikiran saya lewat blog. salam

Lencana Facebook

FB Page Admin

Copyright © 2009-2018 Belajar Mesin Bubut Design by BTDesigner | Blogger Theme by BTDesigner | Published..Blogger Templates Powered by Blogger