Cari di Blog Ini

Monday, February 22, 2021

Tips Membeli Mesin Bekas di Facebook

0 comments
Facebook adalah sosial media yang berkembang sangat pesat. Dia kini bukan hanya media untuk eksis profiling akun pribadi tapi lebih dari itu,kini Facebook sangat umum digunakan ajang jual beli dan promosi bisnis yang sangat baik.
Selain fitur Marketplace yang bmemang diperuntukkan untuk berniaga oleh Facebook, pengguna juga banyak yang berjualan lewt timeline akun pribadi atau wall,di halaman bisnis,dan di group group yang sesuai.
Aktifitas jual beli online memang bukan hal yang baru dan diragukan lagi,tapi yang namanya transaksi orang per orang atau akun per akun tanpa melewati situs penanggung jawab tetap saja memiliki resiko yang cukup tinggi. Terlebih transaksi ini adalah membeli barang seconď hand atau bekas.
Banyak yang melaporkan di group jual beli mesin bubut adanya akun akun nakal yang mengincar calon pembeli yang lengah. Mulai dari barang yang tidak sesuai, barang yang hanya foto,bahkan mengiklankan foto mesin bubut orang lain sebagai dagangannya.
Modusnya kebanyakan mengharapkan transferan DP yang walaupun sangat kecil,tapi setelah itu mulai bermasalah.

Oleh karena itu,untuk menghindari hal hal yang tidak diinginkan,bagi sahabat yang ingin membeli mesin mesin bekas di facebook,baik mesin bubut,mesin bor,milling dan lain lain,sebenarnya ada beberpa tips mudah menghindari akun akun nakal seperti itu,berikut beberapa diantarnya.

Pertama,sebelum bertransaksi,pastikan akunnya real. Cek profilnya,postingannya,daftar temanny dan group yang diikutinya.
Kedua,jika anda mengikuti group jual beli,cross cek disana lagi, cari info apakah benar barang tersebut ada dan punya dia.
Ketiga,selain foto detail dan keterangannya,pastikan anda juga meminta video tentang keberadaan mesin tersebut. Lebih bagus lagi jika dalam video tersebut mesinnya dioperasikan,dibuat bekerja,bukan sekedar dinyalain.Cara ini bagus jika anda memutuskan akan membeli tanpa bisa mengecek langsung.
Keempat, jika anda akan memutuskan untuk transfer dana,pastikan penerimanya adalah orang yang anda ajak bertransaksi,kecuali sudah yakin bila disuruh trànsfer ke nama rekening yang berbeda.
Selanjutnya, jika sudah deal transaksi dan barang siap dikirim minta info kontak ekspedisi dan supir yang mengantar barang anda. Tujuannya tentu saja untuk bisa memantau atau trecking barang yang kita beli.

Demikianlah beberapa tips untuk mènghindari transaksi bermasalah dalam membeli mesin bubut atau mesin perkakas lainnya di Facebook. 
Tulisan ini bukan untuk mencurigai teman teman yang berjualan mesin. Saya kenal beberapa penjual online khusunya di Facebook yang sangat terpercaya dan mereka sangat berpengalaman bahkan mengirim mesin hampir ke seluruh nusantara. Tapi kembali lagi ini hanya untuk menghindari dari sesuatu yang tidak kita inginkan.

Dari semua tips tadi yang paling baik tentunya jika anda ingin membeli mesin yang diiklankan di Facebook, datang langsung ke lokasi penjual,lihat dan cek sendiri,coba dan jika cocok kita bisa beri tanda jadi dengan perasaan aman.
Demikiana tulisan ini semoga ada manfaatnya.
Salam.



Continue reading ...

Machine Taper (Sistem Pasangan Tirus)

0 comments



Machine Taper atau  bisa disebut sistem pasangan tirus di permesinan,adalah sistem untuk memegang pahat atau pemegang perkakas pada spindel mesin atau perkakas listrik. Bagian cowoknya atau pada as berbentuk kerucut (tirus/lancip) berpasangan pas dengan soket ceweknya, yang memiliki ketirusan yang cocok dengan sudut yang sama.


Chuck bor dan arbor atau tangkainya selain dipasang dengan drat juga umumnya dipasang dengan sistem tirus yaitu Jacobs taper. Sedangkan tangkai bor dan spindlenya,menggunakan Morse Taper.


Hampir semua spindel perkakas mesin, dan banyak spindel perkakas listrik, memiliki taper sebagai metode pemasangan utama untuk perkakas. 
Bahkan pada banyak mesin bor bangku, bor frais, dan mesin bubut, yang memiliki chuck (seperti chuck bor atau collet chuck), pemasangan chuck dipasang dengan metode taper. 
Pada bor bangku, bor frais dan mesin milling, bagian cowoknya adalah tangkai bor atau pemegang alat, dan soket ceweknya menyatu dengan poros. 

Pada mesin bubut, poros tailstok atau kepala lepas memiliki lubang Morse Taper untuk memasang  live senter,senter mati dan chuck bor atau mata bor yang ujungnya tirus.
Pada model mesin bubut lama sistem pencekaman chuck bubut juga ada yg menggunakan model taper.



Operator mesin harus dapat memasang atau melepaskan tool/perkakas dengan cepat dan mudah. Mesin bubut, misalnya, memiliki spindel berputar di headstock-nya, yang dipasangi chuck hubut atau bisa juga menggunakan collect.
Contoh lainnya adalah mesin bor, yang mungkin ingin dipasang bor secara langsung, atau menggunakan bor chuck.

Sistem taper adalah sistem pemasangan alat yang sederhana, berbiaya rendah, mudah dipasang dan di lepas. Kelemahannya cuma tidak boleh kotor atau ada cacat baik di tangkai ataupun di socketnya.
Shank yang tirus ini "menempel" dalam soket paling baik jika tangkai dan soketnya bersih. Shank dapat dibersihkan, tetapi soket, karena dalam dan susah dijangkau, paling baik dibersihkan dengan alat pembersih khusus yang dimasukkan, dipelintir, dan dilepas.


Jenis Jenis Machine Taper

Brown & Sharpe Taper

Dibuat oleh perusahaan yang bernama sama.
Memiliki ukuran berseri dari 1 - 18,dimana seri 11 adalah yang paling umum.
Kemiringan Taper jenis ini adalah ).5 inchi setiap satu kaki (1ft = 32cm)

Jacobs

Jacobs Taper ( JT) umumnya digunakan pada pasangan drill chuck atau catok bor ke arbor.
Sudut tirusnya tidaak konsisten,bervariasi mulai 1.41 derajat per sisi sampai 2.33 derajat, ini menyebabkan dalam ukurannya ada #2 pendek dan #2 1/2

Jarno Taper

Jarno memiliki skema yg lebih sederhana. Rasio kemiringannya 1,2 derajat terhadap diameter,dengan kata lain 0,6 derajat per kaki.
Range tapernya dari Nomer 2 sampai 20. Diameter terbesar dalam inchi,selalu menunjukkan Nomor taper dibagi 8. Diametere terkecil selalu menunjukkan Nomor Taper,dibagi 10.
Contoh : Jarno #10 ; diameter terbesarnya= 7/8" diameter terkecilnya = 7/10" dan panjangnya 7/2" (3,5")


Continue reading ...

Wednesday, September 23, 2020

Cara Membuat Alur Setengah Lingkaran (Membubut Radius Dalam)

0 comments
Halo sahabat Belajar Mesin Bubut,apa kabar kalian semua? Saya harap kalian semua dalam keadaan sehat dan tetap menjaga stamina dan kondisi tubuh di tengah pandemi ini.
Kali ini saya ingin membuat postingan tentang cara mudah mumbuat alur setengah lingkaran di permukaan benda kerja.

Pada gambar diatas ada sebuah gambar kerja yang berisi bagian yang harus dibuat alkur setengah lingkaran. Di bawahnya ada contoh benda yang selesai dibubut. Roda besi as dengan alur setengah lingkaran.
Membubut alur radius,setengah lingkaran atau lebih dalam,sebenarnya mudah saja. Dengan pahat yang dibuat bentuknya seperti itu juga bisa. Tergantung permainan tangan saja.
Akan jadi masalah ketika hasil yang dituntut lebih presisi,lebih pas apalagi kalo pekerjaannya lebih banyak. Akan lebih susah lagi kalau radiusnya besar,misal bikin mata roll pipa bulat 1 inch atau lebih besar lagi.
Kita akan kerepotan membuat alur yang presisi hanya dengan permainan tangan. Pasti banyak celah dan prosesnya akan lama.

Kita bisa mempermudah pekerjaan tersebut dengan sebuah alat bantu,bahasa kerennya attachment yaitu alat bantu membubut radius dalam,inner radius groove attachment. alatnya sederhana,bisa dibuat sendiri. Intinya kita buat pemegang pahat yang bisa diputar sehingga pemakanannya menjadi radius lingkaran.
Besarnya minimal sesuai dengan radius alur yang akan kita buat. Kalau nanti ada pekerjaan radiusnya lebih gede,pahatnya bisa disetel maju,maka hasilnya lebih besar.
Mungkin akan lebih mudah dipahami jika kalian liahat video sederhana ini,..... disubsribe yaaa


Demikianlah cara membubut alur radius,alur setengah lingkaran dan cara menggunakan radius attachment di mesin bubut.
Selamat mencoba dan Semoga bermanfaat.....
Continue reading ...

Friday, May 1, 2020

Bearing ASB yang Fenomenal (Tips Memilih Bearing/Laher)

0 comments
Selamat pagi sahabat blog Belajar Mesin Bubut,apa kabar kalian semua? Semoga sehat dan selalu dalam lindungan Tuhan Yang Maha Kuasa ya… Apalagi pandemi belum lagi hilang,semoga bisa jaga kondisi tubuh tetap fit dan di rumah saja.
Untuk yang berpuasa,saya juga mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa ya… yakinlah kalo pahalamu sudah dicatat dan ga akan ditukar sama punya orang,hehe…
Ok,belakangan saya ingin menulis tentang hal hal yang sering saya temui di bengkel,iya bengkel bubut,tapi mungkin bengkel las juga. Baik itu pekerjaan,alat atau kebutuhan part atau komponen suatu mesin. Nah,yang sudah lama mau saya bahas tentunya bersama kalian adalah suatu merek laher atau bearing yang sangat hits tapi gak viral,yaitu bearing ASB.


Jika bertanya kepada mekanik atau teknisi,apa salah satu merk bearing atau laher yang mereka rekomendasikan,mungkin jawabannya adalah SKF atau Timken. Mungkin juga beberapa brand Jepang seperti Nachi,Koyo,NTN,dn lain lain.
Merk merk tersebut sudah jamak digunakan para teknisi jika harus mengganti part bearing suatu alat ataupun mesin. Kualitas tèntu menjadi pilihan untuk membuat umur pakai suatu alat atau mesin menjadi panjang, lebih lebih jika tugasnya berat atau heavy duty.
Tapi jika kita bertanya pada penjaga toko perkakas yang bukan khusus menjual bearing, apa merk bearing yang mereka tawarkan...mungkin kebanyakan akan menjawab satu: ASB!
Ya,ASB bearing sangat mudah didapatkan di toko teknik  dan perkakas. Mereka tersedia di hampir semua tipe bearing. Roller bearing single dan double groove, standar ataupun deep group. Juga untuk tapered roller bearing atau laher tirus mereka punya.
Dan untuk bearing-bearing duduk seperti UCP, UCF dan lainnya,ASB seperti merajai.
Saya tiap kali membeli UCP 204 yang saya pakai untuk mesin perajang pandan ataupun UCP 208 untuk mesin pemotong batu selalu disodorin ASB.
Seberapa baguskah kualitas bearing merk ASB?
Saya bukanlah ahli untuk menilai berdasarkan material dan ketahanan terhadap beban atau gaya,tapi bisa saya tulis sesuai pengalaman di aplikasinya atau penggunaannya di bengkel kami.
Laher ASB memiliki kualitas cukup baik untuk harganya.
Artinya untuk barang sekelasnya dia lebih baik dari beberapa merek pesaingnya,yang menurut saya merek aneh aneh seperti laher ABC (pernah dengar?),FBJ bearing dan lain lain. Tapi akan kalah jika dibandingkan dengan merek FK bearing. Harganya pun sedikit beda,mahal FK maksud saya. Tapi jangan membandingkan UCP merek ASB dengan FYH,sungguh itu tindakan yang tidak adil,wkwkwk. ..
FYH bearing terutama golongan laher duduk,laher berkulit,atau apapun namanya adalah merek premium. Harganya berlipat lipat dari ASB begitu juga umur pakainya. Saya kalau pelanggan yang suka mengeluhkan bearing duduk yang cepet rusak,selalu saya informasikan merek FYH ini,baik itu kualitas dan harganya,dan kebanyakan malah gak jadi pakai gegara mahal,wkwkwk. Ya sudah ASB aja…
Jadi,harga yang terjangkau menjadikan bearing merek ASB ini pemenang di pasar menurut saya. Ada konsumen yang mengutamakan kualitas suatu barang tapi banyak yang akan menyesuaikan kondisi budget atau uang yang ada untuk mencari barang dengan kualitas yang sesuai.
Sebagai bengkel reparasi kita wajib memberi masukan keunggulan dan kelemahan suatu part,dalam hal ini ya bearing tadi.
Sebagai bengkel produksi,kita juga diharuskan menekan harga jual yang mengakibatkan pemilihan barang yang sesuai dengan budget. Ini yang membuat bearing ASB saya pilih untuk beberapa alat.

Kesimpulan
Ada harga ada kualitas, mungkin ini sering kita dengar. Tapi yang pertama menurut saya yang jadi pertimbangan dalam memilih bearing adalah tugasnya. Apakah tugas ringan apa tugas berat, light or heavy duty. Jika tugas ringan merek ASB ini sudah sangat bagus. Tapi jika tugas berat pilihlah beberapa merek Jepang atau Eropa dan Amerika yang sudah punya nama besar,SKF,Timkèn,Nachi,Koyo,NTN dan lain lain. Harganya pun sangat variatif.
Hal lain yang juga perlu diperhatikan adalah posisi bearing,sulit apa tidak, jika menggantinya perlu bongkar banyak part apa tidak. Sebut saja laher di gearbox,tapi ada juga laher tugasnya ringan tapi untuk menggantinya harus membongkar banyak. Untuk yang begini sudah pakai yang bagus sekalian.
Selanjutnya adalah masalah duit. Kadang kali di pekerjaan servis atau reparasi kita buat estimasi dan pelanggan yang memutuskan untuk menekan biaya ya apa boleh buat,pelanggan adalah rajanya. Titahnya harus kita jalankan,wkwkwk…

Itulah sedikit bahasan tentang bearing ASB yang fenomenal,meskipun bahasan kita berkembang menjadi cara memilih bearing. Saya jadi bingung,ini postingan mau dikasih judul apa,apakah Kelebihan dan kekurangan bearing ASB, atau Pilih ASB atau laher Jepang,atau Tips tips memilih Bearing atau Laher atau apa kepanjangan ASB?
Ya sudah, bantu saya dengan berkomentar di kolom ya,..terimakasih.

Note: jika kebetulan ada sales ASB bearing yang lewat disini,coba tawarkan ke saya:
6301 RS
6204
6205
UCP 203
UCP 204
UCP 205
UCP 208
Continue reading ...

Thursday, April 2, 2020

Tool atau Alat yang Harus Ada di Sebuah Bengkel Bubut Rintisan

0 comments
Di semua artikel di blog ini,kata bengkel bubut mengacu kepada bengkel kecil yang baru dirintis, dengan modal minim setelah sekian lama mencari pengalaman sebagai pekerja.
Jadi jangan ngebayangin kalo saya akan menggurui anda yang sudah punya usaha besar,ini murni share pengalaman pribadi kepada rekan rekan pemula.

Dalam menjalankan bengkel bubut ini,tentu pertama kita siapin mesin mesin utama,seperti mesin bubut sendiri,mesin las,bor bangku,bor frais,gerinda bangku,dll.
Tapi ada beberapa peralatan atau tool yang bisa kita lengkapi sambil jalan,karena urusan modal. Kalau modalnya besar sih ga usah ngomong,wkwkwk.
Namun begitu ada beberapa tool yang harus sudah ada,agar kita bisa menghandle pekerjaan dari pelanggan. Berikut diantaranya...

Ragum atau Catok (Anvil Vise)

Ini adalah alat wajib yang digunakan untuk mencekam atau memegang benda kerja. Mau memotong besi,mau melepas baut bandel,mengikir dan banyak lagi yang dilakukan dengan bantuan alat ini.                                Harga catok atau anvil vise model ini bervariasi sesuai kwalitas dan ukurannya. Yang 6 inchi bisa sejuta lebih. Ada yang memiliki model meja pukul (anvil) untuk pekerjaan pekerjaan penempaan. Ada yang pakai rotary seperti gambar disamping,bisa diputar 360 derajat ada juga yang tidak. Intinya minimal harus ada satu ragum di bengkel kita.



Gerinda Tangan (Angel Grinder)

Gerinda,ada yang bilang gurinda atau angel grinder 4",sudah pasti adalah tool dasar,wajib kita punya. Alat ini bisa buat motong,menggrinda,mengamplas,menyikat permukaan benda kerja. Bahkan sekarang alat ini bisa dipasangi attachment atau alat tambah untuk belt sander(amplas sabuk) bahkan gergaji rantai alias chain saw. Sekarang banyak merek alat seperti ini dan banyak juga dijual online sehingga kita punya banyak pilihan harga gerinda tangan.

Bor Tangan (Drilling Hand Tool)

Ya,meskipun kita sudah ada bor bangku atau bahkan mesin bor frais sekalipun,kita tetap butuh alat ini. Mesin bor tangan listrik kini sudah banyak yang cordless atau tanpa kabel. Tapi terserah ka,u mau yang mana yang pasti harus ada satu di bengkel.
kegunaannya pada perbaikan drat atau recoil sangat penting. atau saat mereaming lobang dengan amplas.
Harga mesin bor tangan relatif murah sekarng karena banyaknya tersedia pilihan merek dan penjual online di marketplace juga banyak.

Mata Bor (Drill Bit)

Tadi sudah ada mesinnya sekarang siapin beberapa mata bornya. Umumnya yang HSS dari pada yang lebih mahal. Sukur-sukur bisa beli yang komplit sekalian. Tapi sebagai catetan,merk-merk yang ga jelas yang menjual satu set mata bor besi dalam kotak kebanyakan tidak begitu tajam. Jadi ada baiknya kita beli yang bagus meskipun bijian dan diutamakan yang sering dipakai,misalnya untuk bor tap ukuran tertentu.  

Obeng (Screwdrivers Set)



Ga ada cerita alat ini ga ada di bengkel. Cuma mau ngingetin  aja,kalo obeng adalah alat penting. Ada beberapa titik di mesin bubut yang perlu sentuhan obeng untuk penyetelan,misalnya spei slot ekor burung (dovetail) di eretan. Kita juga akan membutuhkan obeng kalo tiba-tiba alat alat tangan ada yang mati,misalnya gerinda.   Pokoknya obeng adalah tool yang sangat penting.


Kunci Pas/ Reng /Kombinasi (Spanner Set)


Tidak perlu lengkap banget,karena kita bukan bengkel motor... Tapi tetap harus ada minimal satu set kunci kunci di bengkel,entah itu kunci reng-reng atau pas-pas atau lebih bagus kombinasi aja dulu kunci reng pas.    Di mesin bubut sendiri paling cuma butuh beberapa,itupun biasanya ada di bawaaan mesin. Tapi untuk kerja,perbaikan alat yang datang ke kita ,disitu kita perlu mencicil melengkapi alat kita.

Kunci Sok (Socket Wrench)


Meskipun sudah ada kunci pas,ini masih tetap harus ada meskipun ga komplit banget, Untuk ukuran yang sangat sering dipakai malah lebih enak pakai kunci socket yang modet T, cepat ,praktis dan murah.
Tapi untuk tugas tugas berat,kunci sock dengan merk seperti di gambar lumayan bagus. Untuk membongkar disc brake mobil dan lain lain mantaplah.




Kunci L (Hexagon Key Set)

Kunci el, (L) harus disiapkan juga karena banya juga baut baut di mesin bubut yang menggunakan kunci ini,sebut saja setelan eretan, baut baut Bed,baut baut pengunci kepala lepas dan lain lain. Belum lagi pekerjaan tak terduga yang membutuhkan alat ini. Biasanya melepas beaing duduk dari asnya perlu juga kunci L.

Tang Press (Jaw Locking Plier)

Saya mau bilang alat ini sangat penting dan banyak banget membantu pekerjaan di bengkel.
Iya,tang press dengan penguci yang akan bunyi "ctakkk".. ini bisa berfungsi jadi kunci atau tang.
Saat kepala baut sudah ga bisa dibuka dengan kunci,maka tang ini maju mencekam. Saat mengebor alat alat kecil yang susah di catok atau dipegang dengan tang biasa maka tang ini bisa.
Banyak varian mulut (jaws) dari tang ini,tp minimal ada satu seperti ini di bengkel sudah sangat membantu.


Kunci Inggris  (Adjustable Spanner)


Meskipun Made in China,tapi yakinlah,ini kunci inggris,hehe... ga percaya,Googling aja,pake kata kunci "English spanner" akan muncul kunci inggris ini.  Meskipun punya banyak set kunci2,kunci yang satu ini tetep harus ada. Dia punya kelebihan karen mulutnya bisa disetel sesuai ukuran yang dibutuhkan. Kadang dia bukan berfungsi sebagai kunci saja,yang memegang kepala baut atau mur, bisa jadi penekuk plat,dan lain lain.



Beberapa Palu (Hammer Set)


Di bengkel bubut,ada beberapa palu dengan material dan ukuran berbeda yang perlu kita persiapkan untuk mengerjakan pekerjaan yang mungkin akan ditemui.
Dari bentuknya,mulai pin ball hammer,tack hammer,claw hammer,dll mungkin sampai palunya Thor..
Dari materialnya,palu besi,palu kuningan,palu timah,palu plasti,palu karet,palu kayu dan lain lain.
Kita akan menemukan kegunaan yang berbeda pada benda kerja yang berbeda.


Kunci Pipa (Pipe Wrench)

Kunci pipa digunakan ya untuk mengencangkan atau membuaka pipa atau sok dratnya pipa. Tapi alat ini akan banyak membantu di bengkel. Bisa saat membuat mur dari as,mur baut sumur bor misalnya...


Kaleng Oli (Oil Can)

Ini adalah alat penting maintenance atau perawatan mesin bubut. Mesin bubut harus secara berkala dilumasi agar performanya selalu maksimal. Pemeliharaan berkala yang rutin dilakukkan selain pemeliharaan harian selesai bekerja. Demikian juga dengan mesin bor frais,gergaji mesin,bor bangku dan lai lain.
Selain itu kaleng dengan semprotan oli juga berguna membantu proses pekerjaan tertentu misalnya dalam membongkar suatu komponen alat yang diservis.

Trek Vuli dan Bearing (Puller)

Trek atau puller bermacam bentuknya sesuai keperluan. Tapi itu bisa dilengkapi sambil berjalannya waktu,yang penting ada satu dulu yang seperti gambar. Ini bermanfaat sekali untuk melepas Vully,bearing atau roda gigi.

Tap dan Snei (Hand Taps and Snei Set)

Jika prioritas bengkel kamu adalah perbaikan alat alat otomotif,sekarang banyak dijual hand tap dan snei dalam satu set yang kompak. Isinya tap dan snei ukuran untuk ukuran baut yang sering digunakan di sepeda motor. Biasanya mulai M6 sampai M12. Namun kedepannya bisa kita lengkapi koleksi sesuai keperluan dengan membeli yang satuan.
Itulah beberpa tool atau peralatan yang harus ada umtuk menjalankan sebuah bengkel bubut kecil. Dalam perkembangannya pelayanan kita kepada konsumen akan mengikuti tren lokasi bengkel kita,apa yang sering dibutuhkan pelanggan,atau di bagian mana keunggulan servis kita maka kebutuhan tool lainnya akan mengikuti dengan sendirinya.
Jika kamu punya pendapat yang lain silahkan tinggalkan di kolom komentar.

salam....





Continue reading ...

Wednesday, April 1, 2020

Inilah Daftar Ukuran,Jenis dan Type Roller Taper Bearing (Klaher Tirus)

0 comments
Mungkin diantara kita sudah banyak yg hafal dengan ukuran bearing umum yg biasa kita pakai sehari2, atau masih sering lupa? Takpe takpe karena kita sudah ada postingan tentang daftar ukuran dan tipe bearing/ball bearing.

Kalaupun hafal saat mencari bearing tirus atau kones atau istilah inggrisnya tapered roller bearing,ukurannya jadi beda. Penomorannya gak lagi sama dengan ball bearing,meskipun pada unit ukuran yang sama.

Cara penomoran ukuran bearing tirus umumnya menggunakan 5baris nomor.
Misalnya

30204

ukuran ini bearing ini memiliki Internal Diameter atau lubang = 20mm
                                                   Outside Diameter atau kulit    = 47mm
                                                                                        tebal    = 15,00mm

kalo diperhatikan ukuran tersebut mirip dengan 6204 nya deep groove ball bearing yang membedakan cuma  dua angka depannya (30).
Namun jika ketebalan nya berbeda dua angka depan tersebut bisa berbeda, misalnya 32204 (perhatikan di tabel)


Tabel 1, Daftar Ukuran Tapered Roller Bearing/Laher Tirus 

              Lobang (ID) 16-40


table 1: ID 16-40


Tabel 2, Daftar Ukuran Tapered Roller Bearing/Laher Tirus 

              Lobang (ID) 40-60

table 2. ID 40-60


Tabel 3, Daftar Ukuran Tapered Roller Bearing/Laher Tirus 

              Lobang (ID) 60-80


table 3.ID60-80

Tabel 4, Daftar Ukuran Tapered Roller Bearing/Laher Tirus 

              Lobang (ID) 80-105


table 4. ID 80-105


Tabel 5, Daftar Ukuran Tapered Roller Bearing/Laher Tirus 

              Lobang (ID) 110-120


table 5. ID110-120
Continue reading ...

Monday, March 30, 2020

Sejarah Panjang Besi dan Baja (Bagian 3: Jalan Menuju Baja Modern)

0 comments
Pada bagian ketiga dari tulisan ini akan dibahas berkembangnya pabrik pabrik baja di belahan dunia.

Selama perang dunia 1 dan 2, Amerika Serikat adalah produsen baja terbesar di dunia.Tetapi di luar negeri, kebutuhan yang mendesak untuk membangun kembali, dan pengenalan teknologi pembuatan baja baru, akan membantu perusahaan baja asing berkembang.
Bahkan dengan pabrik yang berputar tanpa henti selama masa perang, para pabrikan belum menyempurnakan seni peleburan baja. Butuh ide yang diimpikan 100 tahun sebelum akhir Perang Dunia II untuk merevolusi proses sekali lagi — dan pada akhirnya, untuk melengserkan AS sebagai raja baja dunia. Ilmuwan dan pembuat kaca Jerman William Siemens, yang tinggal di Inggris untuk mengambil keuntungan dari apa yang ia yakini sebagai undang-undang paten yang menguntungkan, menyadari pada tahun 1847 bahwa ia dapat memperpanjang jumlah waktu tungku mempertahankan suhu puncaknya dengan mendaur ulang panas yang dipancarkan.

Siemens membangun tungku kaca baru dengan jaringan kecil tabung bata tahan api. Gas panas dari ruang leleh keluar melalui tabung, bercampur dengan udara eksternal, dan didaur ulang kembali ke dalam ruang. Butuh hampir 20 tahun bagi tungku pembuatan kaca Siemens untuk menemukan jalannya menuju metalurgi.

Pada tahun 1860-an, seorang insinyur Prancis bernama Pierre-Emile Martin mempelajari desain dan membangun tungku Siemens untuk melebur besi. Panas daur ulang membuat logam mencair lebih lama dari proses Bessemer, memberi pekerja lebih banyak waktu untuk menambahkan jumlah yang tepat dari campuran besi yang mengandung karbon yang mengubah material menjadi baja. Dan karena panas tambahan, bahkan potongan baja bisa dilebur.

Pada pergantian abad, proses Siemens-Martin, juga dikenal sebagai proses perapian terbuka, telah menyebar di seluruh dunia.

skema Proses oksigen dasar pada pengolahan baja
 gambar by MICHAEL STILLWELL 

 Melompat ke abad ke-20, ketika seorang insinyur Swiss bernama Robert Durrer menemukan cara yang lebih baik. Durrer mengajar metalurgi di Nazi Jerman. Setelah Perang Dunia II berakhir, ia pindah kembali ke Swiss dan bereksperimen dengan proses Bessemer. Dia membuang oksigen murni ke dalam tungku (bukan udara, yang hanya 20 persen oksigen), dan menemukan bahwa itu menghilangkan karbon dari besi cair secara lebih efektif. Durrer juga menemukan bahwa dengan meniupkan oksigen ke dalam tungku dari atas, dan bukan di bawah seperti pada Bessemer Converter, ia dapat melelehkan baja tua menjadi besi babi dan mendaur ulangnya kembali ke dalam proses pembuatan baja.

"Proses oksigen dasar" ini juga memisahkan semua jejak fosfor dari besi. Metode ini menggabungkan keuntungan dari tungku Bessemer dan Siemens-Martin. Berkat inovasi Durrer, memproduksi baja dalam jumlah besar menjadi lebih murah lagi.
 Sementara negara-negara di Eropa dan Asia segera mengadopsi proses oksigen dasar, pabrik-pabrik Amerika, masih di puncak industri, diserang menggunakan proses Siemens-Martin dengan rasa percaya diri — tanpa disadari membuka pintu untuk kompetisi asing.

 Stainless Steel dan Penurunan dari Pabrik Baja Amerika


Pada tahun 1912, seorang ahli metalurgi Inggris bernama Harry Brearly mencari cara untuk melestarikan kehidupan laras senapan. Bereksperimen dengan paduan kromium dan baja, ia menemukan bahwa baja dengan lapisan kromium sangat tahan terhadap asam dan pelapukan. Brearly mulai menjual paduan baja-kromium kepada seorang teman yang bekerja di peralatan makan, menyebutnya "baja tak berkarat" - seorang moniker harfiah yang sesuai dengan seorang insinyur. Temannya, Ernest Stuart, yang perlu menjual pisau kepada publik, muncul dengan nama yang lebih menarik: baja tahan karat.

Sebuah perusahaan bernama Victoria sedang menempa pisau baja untuk Angkatan Darat Swiss ketika menangkap angin dari logam anti korosi baru dari Inggris. Perusahaan segera mengubah logam di pisaunya menjadi inox, yang merupakan kata lain untuk paduan yang berasal dari kata Prancis untuk stainless, "inoxydable." Victoria mengubah namanya menjadi Victorinox. Saat ini, ada peluang bagus Anda dapat menemukan salah satu dari itu. pisau lipat merah di laci meja Anda.

Tiba-tiba baja stainless ada di seluruh dunia. Logam yang anti korosi dan berkilau menjadi bahan penting untuk peralatan bedah dan barang-barang rumah tangga.Hubcaps di bagian atas Chrysler Building terbuat dari stainless steel, yang membantu mereka mempertahankan kemilau perak mereka di bawah sinar matahari. Pada tahun 1959, para pekerja membuat terobosan di St. Louis untuk membangun Gateway Arch stainless steel, yang tetap menjadi monumen buatan manusia tertinggi di Belahan Barat.


 gambar gerbang lengkung di St. Louis setinggi 630 kaki. DANIEL SCHWEN / WIKIMEDIA 

Tetapi sama seperti St. Louis membangun Gerbang ke Barat, seluruh dunia mengejar produksi baja Amerika. Upah rendah di luar negeri dan penggunaan proses oksigen dasar membuat baja asing lebih murah daripada baja Amerika pada 1950-an, seperti halnya industri baja terpukul oleh paduan yang lebih murah untuk barang-barang rumah tangga: aluminium.

 Pada tahun 1970, US Steel dijalankan sebagai perusahaan baja terbesar di dunia berakhir setelah tujuh dekade, digantikan oleh Nippon Steel Jepang. Cina menjadi pembuat baja top dunia pada 1990-an, dan Bethlehem Steel menutup pabriknya di Bethlehem pada 1995. Baru pada akhir abad ke-20 sebagian besar pabrik baja Amerika akhirnya mengadopsi proses oksigen dasar.

Pada 2016, Amerika Serikat menempati peringkat keempat dalam produksi baja menurut World Steel Association.

 Masa Depan Berkelanjutan


Sebagian besar baja stainless dunia dibuat di pabrik mini. Logam ini tidak membuat baja dari awal, melainkan melebur baja tua untuk digunakan kembali. Tungku yang paling umum di pabrik mini — tungku busur listrik, juga ditemukan oleh William Siemens — menggunakan elektroda karbon untuk menciptakan muatan listrik untuk melelehkan logam.
 Penyebaran pabrik mini dalam setengah abad terakhir adalah langkah penting menuju daur ulang baja tua, tetapi ada jalan panjang untuk mencapai peleburan yang sepenuhnya berkelanjutan. Baja tempa adalah penghasil emisi gas rumah kaca yang terkenal . Proses oksigen dasar, masih digunakan secara luas saat ini, dikembangkan hampir seabad yang lalu, ketika konsekuensi perubahan iklim baru saja memasuki lingkaran penelitian ilmiah. Proses oksigen dasar masih membakar batu bara , memancarkan karbon dioksida empat kali lebih banyak daripada tanur listrik. Tetapi menghapuskan ledakan oksigen sepenuhnya untuk busur listrik bukanlah solusi berkelanjutan — hanya ada begitu banyak baja tua yang tersedia untuk didaur ulang.

 Saat ini, ahli metalurgi sedang dalam tahap awal mengembangkan metode produksi baja yang ramah lingkungan. Di MIT, para peneliti sedang menguji teknologi berbasis listrik baru untuk peleburan logam . Teknik peleburan listrik ini memiliki potensi untuk secara signifikan mengurangi emisi gas rumah kaca jika mereka dapat ditingkatkan untuk bekerja pada logam dengan titik lebur yang lebih tinggi, seperti besi dan baja.

gambar Bagan elektrolisis semikonduktor cair. MIT / MICHAEL STILLWELL

Gagasan tambahan yang telah digunakan untuk membatasi emisi mobil juga sedang diuji. Februari lalu, sebuah pabrikan Austria bernama Voestalpine mulai membangun sebuah pabrik yang dirancang untuk menggantikan batubara dengan bahan bakar hidrogen — teknologi yang mungkin setidaknya dua dekade lagi. Sebagai penutup, pemerintah Cina bahkan memberlakukan batasan pada produksi baja negaranya tahun lalu. Taruhannya telah berubah pada abad ke-21. Tetapi pertanyaannya tetap sama seperti sebelumnya, sama seperti bagi mereka yang mengelola cawan lebur di India, ledakan tungku Jerman, dan pengecoran Amerika. Bagaimana kita menjadi lebih baik dalam membuat baja?

Continue reading ...
 

About Me

My Photo
Salam, Saya blogger dengan basic tekhnologi pengolahan logam dasar. Sehari hari saya bergelut dengan mesin bubut dan mesin las,tapi saya hobi menuangkan pengalaman dan pemikiran saya lewat blog. salam

Lencana Facebook

FB Page Admin

Copyright © 2009-2020 Belajar Mesin Bubut Design by BTDesigner | Blogger Theme by BTDesigner | Published..Blogger Templates Powered by Blogger