++ 2018 - Belajar Mesin Bubut

Cari di Blog Ini

Monday, April 16, 2018

Cara Menggambar dan Membaca Gambar Ulir

0 comments
Blog ini sesuai namanya memang untuk belajar mesin bubut dan segala sesuatu yang berhubungan dengannya. Bagi teman BMB yang mengenyam ilmu ini dari sekolah,berbahagialah,karena mendapat cukup banyak pengetahuan termasuk didalamnya gambar tekhnik. Sedangkan sebagian yang datang ke blog ini adalah mereka yang bisa bubut atau masih belajar membubut secara otodidak atau secara langsung learning by doing di bengkel. Jadi wajar jika tidak mengerti banyak gambar tekhnik suatu pekerjaan apalagi khususnya membaca gambar tekhnik drat luar dan dalam. Jadi dari sana ada pertanyaan bagaimana membaca dn menggambar drat secara tekhnik. Mari sama sama belajar ...

Cara Membaca Gambar dan Petunjuk Ulir 
Gambar ulir luar (baut) dan mur yang dibelah

Dalam gambar ditas ditunjukkan sepasang gambar riil dari drat luar dn drat dalam atau mur yang dibelh sehingga kelihatan bentuk drat dalamnya secara nyata.
Dalam sebuah gambar tekhnik,ulir tau drat cukup ditunjujkkan dengan sebuah garis dengan penunjuk berupa kode atau angka angka dan huruf yang bisa mewakili semua ukuran drat dalam atau drat luar tersebut.

Gambar tekhnik drat dalam dan luar


Dalam gambar diatas disajikan sebuah benda yang memiliki lubang dan ada drat dalamnya dan sebuah drt luar di kanannya.
Mari perhatikan penunjuk ukuran drat dalamnya. 

1/2 - 13 UNC - 2B - RH

1/2  :  diameter terluar /besarnya ulir = 1/2" = 12,7mm
13 UNC : 13 TPI atau banyaknya ulir per inchi = 13 drat,dan UNC = Unified National Coarse, tipe drat kasar withworth 
2B : angka 2 = kelas drat; B= drat dalam
RH : right handed,drat kanan

Untuk lebih jelasnya, perhatikan gambar berikut ini :


Cara membaca penunjuk ukuran drat dalam

Cara Menggambar dan Memberi Petunjuk Ulir

Note/Penunjukan Ulir Luar

Gambar normal suatu drat luar memiliki penunjukan yang umum yaitu
- panjang drat
-diameter luar
-diameter kaki/dasar ulir
-besaran champer

lebih lengkapnya seperti contoh berikut ini 


Cara memberi penunjuk ukuran drat luar 

Note/Penunjukan Ulir Dalam

Ulir dalam dibedakan menjadi dua yaitu ulir lubang buntu dn ulir lubang tembus.
Benda kerja biasanya digambar tampak depannya bagian yang sejajar lubang,dibuat gambar utuh dan potongan. Kemudian digambar juga tampak smping kiri dan kanan,karena satu sisi akan memiliki champer.

Cara Menggambar dan memberi petunjuk ukuran 

Itulah sekilas tentang cara menggambar ,cara memberi petunjuk dan cara membaca gambar suatu drat atau ulir di gambar kerja.
Semoga bisa bermanfaat. Sampai jumpa....
Continue reading ...

Tuesday, April 3, 2018

Tips Menghasilkan Bubutan yang Halus

0 comments
Menghasilkan bubutan yang halus adalah keinginan semua operator mesin bubut. Meskipun tidak semua job menuntut finishing yang halus,tetap saja akan lebih baik kalo kita memberikan hasil pekerjaan yang  terbaik.
Untuk mendapatkan hasil bubutan yang halus,kita dituntut memiliki pengetahuan yang cukup akan mesin dan alat potong,tentu saja termasuk didalamnya tentang pengetahuan bahan. Disamping itu kesabaran dan ketelitian adalah kuncinya.

Kali ini saya mencoba berbagi tips untuk menghasilkan bubutan yang halus.

1. Tingkatkan RPM
Ini sudah merupakan pengetahuan dasar yang wajib kita ketahui. Semakin besr benda kerja,semakin lambat RPM. Semakin kecil benda kerja semakin cepat putaran yang diijinkan.Nah,untuk membuat semakin halus hasil yang diinginkan semakin tinggi RPM yang harus dipakai,dengan catatan memperhatikan hal2 tadi,yaitu besarnya benda kerja,jenis bahan dan jenis alat potong. 


2. Turunkan kecepatan feeding 

Feeding maksudnya pemakanan atau gerakan penyayatan pahat. Gerakan pemakanan yang lambat ditambah RPM tinggi niscaya hasilnya akan halus. Kita bisa mengikuti tabel cutting speed yang ada di mesin untuk pilihan kecepatan.
3. Radius Ujung Pahat

Kalau RPM sudah t8nggi dn feeding sudah pelan tapi hasil bubutan masih kasar, coba deh perhatikan pahat bubutnya sekarang. Pahat yang ujungnya terlalu runcing akan meninggalkan bekas dn menjadi kasar karena permukaannya menyentuh serentak. Untuk itu, buatlah ujung pahat sedikit radius, bulat atau bolegh. Sentuhan nya akan sedikit demi sedikit sehingga hasilnya halus.  


4. Gunakan pahat yang berbeda untuk Finishing dan kasaran

Roughing atau pembubutan kasar adalah proses yang dilakukan secepat mungkin untuk membubut benda kerja ke ukuran yang mendekati akhir tugas,sementara finishing adalah pe-ngepas-an, membubut ke ukuran sesuai gambar.
Jadi sebaiknya pahat yang digunakan juga beda,mengingat tugas pahat kasaran sangat berat,dia harus memiliki sudut optimal agar bisa masuk cukup dalam ke benda kerja,sementara pahat finishing sudah kita bahas diatas tadi.

5. Pastikan sudut pahat
Baca juga artikel: Cara Mengasah Pahat Bubut
6. Cek kondisi pemegang pahat dan benda kerja

Namanya barang sering dipakai,pasti ada yang berubah kondisinya. Ketika ada bagian pemegang pahat entah itu bautnya atau ada kotoran yang menumpuk didalam,bisa membuat getrn pahat meningkat dan itu mempengaruhi hasil bubutan. Perikslah sesekali.
7. Buanglah Tatal
Untuk pekerjaan yang menghasilkan banyak tatal,apalagi bahan yang tatalnya menggulung, buatlah alat bantu semcam gancu. Tatal yang tergulung akan merusak permukaan benda kerja.


Nah ,itulah beberapa tips agar hasil bubutan kita menjadi halus. Jika teman BMB menemukan atau mempunyai tios yang lain silhkan berbagi di kolom komentar.
Terimakasih 



Continue reading ...

Monday, March 5, 2018

Apa Kelebihan Chuck Bubut Rahang 3 dan 4?

0 comments
Berulang kali saya mendapat pertanyaan ini dari teman teman BMB yang baru mengenal mesin bubut tapi sudah berhasil memilikinya untuk membantu usahanya.
Sebenarnya sudah ada artikel tentang masing-masing chuck ini,baik yang rahang 3 ataupun yang rahang 4,taoi untuk memuaskan anda,ini kesimpulannya.


Kelebihan Chuck Rahang 3 

1. Proses penyetelan benda kerja sangat cepat 
2. Gerakan rahang koncentris, diputar satu, bergerak semua 
3. Gampang melepas dan memasang rahangnya 
4. Bisa mencekam benda berupa as round bar, segi tiga, hexagonal bar, dst

Kekurangan Chuck Rahang 3 

1. Tidak bisa mencekam benda kerja yang tidak beraturan, segi 4,8, dst 
2. Gampang kemasukan tatal atau chip  baca juga Catok Bubutku Yang Malang (Mengenal Spesifikasi Mesin Bubut) 
3 . Cepat aus, karena faktor no 2 
4 .Kalo sudah aus , sentrisitas menurun, dan penyetelan justru akan lebih lama
5. Harus rajin dibersihkan 
Kelebihan Chuck Rahang 4 

1. Bisa mencekam benda berupa as round bar, segi 4,8, dst 
2. Tidak gampang kemasukkan tatal 
3.Sentrisitas yang lebih tinggi, karena tiap rahang bisa disetel sendiri
4. Lebih awet  dari chuck bubut rahang 3
5. Perawatan lebih ringan

Kekurangan  Chuck Rahang 4

1. Proses penyetelan benda kerja cenderung lebih lama 
2 . Biasanya harus ditemani alat bantu seperti  dial indikator, dsb 

Itulah kelebihan dan kekurangan chuck bubut rahang 3 dan 4.  Namun, baik  chuck bubut rahang 3 ataupun chuck bubut rahang 4 dibuat sesuai dengan keperluan nya masing masing.  Kita yang menentukan kapan harus menggunakan chuck bubut rahang 3 dan kapan  menggunakan yang lainnya.
Continue reading ...

Friday, March 2, 2018

Berbagai Bentuk dan Style Hand Tap

0 comments
Hand tap adalah alat pembuat ulir di lobang,baik membuat baru atau memperbaiki drat rusak.
Semua tahu itu kan... Semua juga tahu kalo tap itu sebenarnya ya baut,tapi bahannya keras agar bisa makan logam lainnya lalu diberi alur,umumnya tiga bagian badannya dialur dengan tujuan untuk pembuangan tatal saat proses pengetapan.Disamping pembuangan tatal juga untuk masuknya cairan pelumasan/pendinginan.
Itulah bentuk tap umum sesuai fungsinya.

Namun karena alasan lain,seperti tingkat kekerasan bahan dan kesulitan bentuk benda kerja,posisi ngetap yang susah,maka pabrikan tap membuat berbagai tap dengan gaya yang beragam. Bentuk tangkai berbeda sesuai kondisi berbeda. Saya kumpulin dari berbagai sumber,berikut contohnya....

Penjelasan gambar

1.Tap konvensional /umum.                            Yang biasa kita pakai sehari hari nya. Hand tap ini bagian tangkainya hampir sama panjang dengan pemotongnya. Satu set punya 3buah (taper,plug dan bottom)seperti sebelumnya kita bahas.

2.Tap Ujung Spiral / Spiral Point Tap.                Bentuknya hampir sama dengan tap konvensional, namun beberapa drat bagian ujung dibuat menyudut. Disamping itu alurnya lebih dangkal,berarti bagian yang bersentuhan leb8h banyak. Cocok untuk material lebih keras dan pemakanan lebih cepat,karena ujung spiralnya membuang tatal lebih cepat.

3.Tap Drat Terputus / Interrupted Threads Tap    
Tap yang beberapa bagian benangnya interupsi,jadi tidak rata,tujuannya membuat ruang pembuangan tatal lebih dan memudahkan pelumasan. Penggunaan pada baja karbon rendah dan logam paduan.

4. Tap Pembentuk Natool / Threads Forming Tap
Ini Special tap buatan natool 
Tap ini hanya untuk memperbaiki drat rusak.Dia nggak punya alur kaya umumnya,kalau pun ada hanya alur untuk pengisian pelumas,bukan seperti alur pembuangan tatal.

5.Tap Spiral /  Spiral Fluted Tap
Tap yang alurnya seperti twist drill, mirip mata bor yang ber ulir. Karena berbentuk spiral maka kelebihannya adalah  pemakanan sisi potong tidak serentak,jadi lebih enteng.
Alur spiral ini sangat membantu proses evakuasi tatal. Tap ini sangat bagus untuk mengetap lobang yang ber "gap" atau cross hole. Derajat kemiringan alur spiral ini bervariasi namun terbagi dua menjadi  low spiral (18-30°) dan high spiral (45-52°). Variasi sudut heliq ini bergantung peruntukan material yang disarankan.
* High spiral,45° atau lebih,digunakan pada material yang ulet, seperti aluminium, tembaga dan lainnya. Kemiringan segitu akan membuat jarak spiral pendek,artinya ruang buangan tatal sempit. Kalo digunakan untuk bahan lain akan cepat penuh tatal.

* Spiral 38-42° ,digunakan pada besi karbon medium hingga tinggi dan free machining stainless steel atau stainless steel yang bisa di machining,diolah di mesin.

*Spiral 25 ° - 35 ° - direkomendasikan untuk baja karbon rendah baja bertimah, bronze atau kuningan. Tap spiral yang digunakan pada kuningan dan bronze yang keras biasanya tidak berkinerja baik karena gram kuningan dan bronze patahnya kecil2,tidak akan terangkat ke alur spiral dengan baik.

*Spiral 5 ° - 20 ° - Untuk bahan yang lebih keras seperti beberapa paduan stainless, titanium atau untuk  yang lebih tinggi, spiral yang lebih kecil  dianjurkan. Karena smakin kecil sudut helix nya bahan,gram bahan keras ini cepat jatuh,tapi makan tapnya tetap lebih ringan karena dia masih spiral.

6. Tap Kombinasi / Combined Tap and Drill
Tau baut drilling kan,yang buat baut atap seng atau polikarbonat? 
Tap ini mirip baut itu,tapi ujungnya sudah seperti layaknya mata bor. Namanya juga kombinasi bor dan tap.
Oleh pembuatnya tap ini diklaim sebagai cost cutter, meskipun begitu tentu tidk semua ketebalan bahan bisa dikerjakan dengan tap ini.

7.Tap Mur Dalam / Nut Tap
Yang sering mengejakan blok mesin pasti menegtahui kegunaan tap ini dengan baik. Kadang ada lobang baut yang dalam,meskipun dratnya cuma di dasar, tapi diatasnya ada lubang polos. Nah tap inu didesain buat penggunaan seperti itu.

8. Tap Vulley / Pulley Tap
Pernah menyambung tap hanya untuk membuat drat baut pengunci pada vuli? Terutama vuli diatas 10 inchi dengan as 1,5 atau 2 inchi pasti akan sulit membuat baut pengunci dengan tap biasa.
Tap ini bagus banget karena shank nya yang panjang.

9. Tap Ganda / Acme Tandem Tap
Drat Acme Thread atau drat trapezium kita tahu adalah drat yang cocok untuk ulir penggerak. Karena bentuknya yang trapesium bisa menghantarkan bebean berat. Sekarang ada tap yang mengkombinasikan tap roughing dan finishing. 

10. Tap Ulir Trapesium ACME
Adalah bentuk normal dari tap nomor 9. Kalo yang tadi kan sebenarnya 2 tap,yang depannya untuk kasaran dan belakang untuk finishing. Nah ini yg normalnya

11. Tap Pipa
Yup,tap untuk membuat mur pipa,nevel,dll yang berpasangan dengan drat pipa. Kita tahu drat pipa memeiliki ketirusan tertentu untuk fitting yang baik,menghindari bocor dan putusnya pipa. Makanya tapnya pun tampak sangat tirus.

Oke itulah beberapa model dan style tap yang kini diproduksi dan beredar di pasaran. Semoga menambah wawasan kita.  Salam BMB! 



Continue reading ...

Monday, February 26, 2018

Jenis Jenis dan Cara Membaca Kode Bearing/Klaher Duduk

0 comments
Halo teman BMB,apa kabar semua? Jumpa lagi dengan saya di blog tercinta kita ini. Semoga semua kegiatan anda berjalan lancar. Yang pelajar,sekolah atau kuliah nya lancar,begitu juga yang kerja,semoga aktivitas nya lancar jaya...
Bagi teman BMB yang suka rekayasa mesin,membuat alat ini atau membangun mesin itu,pasti sering berhubungan dengan yang namanya klaher duduk.
Ada yang menyebut bearing unit,atau bearing duduk atau malah menyebut dengan tipenya seperti pillow block, klaher UCP,dst.
 
Namun sistem penomoran bearing berkulit ini berbeda dengan bearing umumnya. Housing atau kulit wadahnya pun beragam,sesuai dengan keperluan nya masing masing.
Sebelum kita mengetahui sistem penomoran nya,ada baiknya kita mengetahui jenisnya dulu.
Inilah Housing style (bentuk rumah) atau jenis jenis dari bearing unit.

1. UCP  (Pillow Block Unit)

Ini bearing unit paling umum digunakan. Sering disebut laher duduk atau pillow block. Memiliki dua lubang baut yang sumbunya berlawanan dengan poros bearing. Bisa dipasang duduk normal,terbalik atau menyamping.


2.UCF (Flange Unit with 4 Bolts)


Dengan 4buah lubang baut yang co-axial dengan sumbu bearing, laher ini tinggal di tempel di sisi dimana dia ditempatkan,tanpa pangkuan seperti UCP.
Jamak digunakan dalam konstruksi berupa box,seperti mesin2 penyosohan gabang,di box elevator.dll.


3. UCFL (Flange Unit with 2 Bolts)


Sama dengan UCF,namun konstruksi pengikatnya hanya dengan 2 baut.
Tentu penggunaannya untuk beban yang lebih ringan.


4. UCFC (Piloted Round Flange Unit)


Varian lain dari Flange Unit, namun flange bundrnya ini bisa dibuatkan rumah atau nok dalam peng-aplikasiannya,sehingga lebih sip.


5. UCT (Take UP Unit)




Bearing unit ini memiliki slot di kanan kiri bodinya dan 1 lubang baut yang sumbunya searah slot tapi melintang terhadap sumbu bearing.
Sangat bagus untuk konstruksi as yang jarak sumbunya memerlujan penyetelan  (adjustable) terhadap as lainnya.

Cara Membaca Kode Bearing Unit

Seperti tadi sempat saya bilang,eh..tulis kali ya, kode bearing unit sering membingungkan. 
Bearing unit tersedia dalam ukuran standar ISO (milimeter) dn SAE ( inchi).
Yang paling gampang dikenali adalah tanda minus (-) dibelakang namanya atau angkanya. Itu dia menandakan inchi, tapi berapa ini kuncinya....

Kode laher duduk milimeter 

UCP 205

UC ------- kode insert bearing (laher isiannya)
P ---------- tipe housing/rumah 
2 ---------- kode seri
05 -------- kode diameter lobang

dimana :

UC  : insert bearing standar bentuknya spherical  (melengkung) di diameter luarnya,silendris lobangnya dan memiliki baut pengunci.

P : sudah saya sebutkan tadi,salah satu jenis housing (pillow block), lainnya ada F (flange),FC,FLdan T

2 : angka standard industrial series

05 : kode diameter lubang.... ingat ya kode ada artinya.

01 = diameter lubangnya 12mm
02 = diameter lubangnya 15mm
03 = diameter lubangnya 17mm
04 dan diatasnya ==> diameternya kalikan 5

Contoh:
UCP 205  diameter lubang = 5×5= 25mm
UCP 211 diameter lubang = 5×11=55mm
Jelas kan?
Ini berlaku juga untuk jenis UCF,UCFL,UCFC dan UCT ( jenis membedakan bentuk rumah dan baut)


Kode Laher duduk inchi

UCP 205-16

Seperti saya jelaskan tadi,untuk bearing duduk ukuran inchi,memiliki tanda min (-) dibelakang kode diameternya

Ini kuncinya :

Untuk mencari diameternya dalam inchi, angka dibelakang tanda min dibagi 16. Itulah ukuran inchinya

Contoh :

UCF 201-8 diameternya 8/16= 1/2"
UCP 205-16 diameternya 16/16= 1"

Dst..... ingat,berlaku juga untuk jenis UCF,UCFL,UCFC dan UCT ( jenis membedakan bentuk rumah dan baut)

Nah,sekarang jelas sudah kan,perbedaan bearing duduk milimeter dan klaher duduk inchi. Dan kita bisa membedakan bentuj housing mana yang kita butuhkan dalam suatu project.

Semoga bermanfaat. .....




Continue reading ...

Friday, February 23, 2018

Menggunakan Tap di Mesin Bubut dan Membubut dengan Alat Bantu Mandrel Drat

0 comments
Halo teman BMB, jumpa lagi nih...
Saat mengejakan pekerjaan memperbaiki drat pencekam mesin marine ke perahu yang rusak,saya iseng merekamnya dengan ponsel jadul saya.

Intinya saya mau membuat ulir dengan tap,tapi saya tap dengan mesin bubut. Ukurannya M14x2,0

  1. Pertama saya catok as kuningan di chuck mesin bubut
  2. Di bor dengan Mata bor diameter 12,5mm
  3. Pasang tap No.1 di chuck bor kepala lepas
  4. Hidupkan mesin,rpm nya lambat aja
  5. Dekatkan tap dengan mendorong kepala lepas. Sebelumnya pastikan stang bornya sudah merekat kuat ke kepala lepas.
  6. Tap otomatis akan tertarik masuk dengan sedikit dorongan awal. Perhatikan agar tidak terjadi sesuatu beban berlebih
  7. Matikan mesin sesaat dan putar balik untuk pembuangan tatal
  8. Lanjutkan proses ngetap sampai drat dalam sempurna
  9. Selesai,dan benda kerja bisa dilepaskan . Dalam hal ini saya potong dulu karena hanya butuh  sepanjang 27mm
Potongan as kuningan tadi sebenarnya mau saya bubut luarnya menjadi bahan recoil. Karena tidak bisa dicekam lagi,saya akan menggunakan bantuan mandrel drat.
Dengan sepotong as 1" sepanjang 100mm,saya membuat ujungnya menjadi drat M14x2,0 sepanjang 30mm.
Karena keburu waktu,saya tidak membubut ulirnya,namun menempelnya dengan baut yang sudah jadi. Bagaimana membuatnya senter? Nanti aja... 
sekarang dicekam saja di chuck bubut,biar bisa membantu memegang potongan kuningan tadi...
Biar lebih jelas,berikut videonya...



Continue reading ...

Thursday, February 22, 2018

Cara Menggunakan Hand Tap yang Baik dan Benar

0 comments
Sekilas saya pernah posting tentang Tips dan Trik menggunakan hand tap di blog ini,namun kali ini karena ada waktu lebih saya akan posting lagi dengan lebih dalam dan tajam setajam gram kuningan ,wkwkwkwk...
Ingat,ini untuk pemula,untuk flashback dan untuk introspeksi diri buat sobat blog Belajar Mesin Bubut ini,nah kan ngelantur...
Oke,ada beberapa hal yang sudah kita tahu sama tahu
1.Tap Itu Rapuh,Pelan pelan saja tapi pasti
Mematahkan tap,apalagi patahannya di bawah permukaan benda kerja alias di dalam,akan membuat kita stress. Segala umpatan dan sumpah serapah keluar...
Tapi yang sabar ya bosss… (bacanya ga usah kaya si Sopo) :p
Makanya hati hati saat membuat ulir dengan tap. Bahan tap itu keras dan rapuh. Salah sedikit patah. Celakanya patahannya ga bisa di bor pula. Mending kalo patahnya diluar permukaan,masih ada peluang mencabutnya.
Jadi kunci pertama menggunakan tap ialah hati hati,pelan pelan.
Gunakan setang tap yang benar,daripada menggunakan kunci inggris atau tang. Kenapa,karena mereka,si kunci atau tang memberi beban tidak simetris,satu sisi saja sehingga peluang tap patah semakin besar.
Selain itu,pastikan posisi tap lurus dengan lobang. Miring sama dengan nabrak sama dengan patah..
2.Gunakan tap sesuai urutannya
Umumnya satu set Tap terdiri dari 3 buah.
Taper,yang paling tirus. 7-10 dratnya dichamper,lebih kecil dari ukuran aslinya. Tujuannya untuk mempermudah proses awal pengetapan.
Plug ,tap nomer 2. Biasanya 3-5 dratnya nirus. Karena masih memiliki ketirusan, tap ini bisa juga dipakai sebagai tap pertama untuk pengerjaan bahan yang tidak keras banget.
Bottom, tap nomer 3. Tidak memiliki ketirusan yang berarti,hanya champer umum,karenanya bisa membuat ukuran drat normal sampai ke bottom atau dasar lubang yang buntu.
3.Lumasi bro,...
Proses pengetapan memang gak panas panas amat seperti mengebor,tapi pelumasan akan membuat licin,benar kan? Jadi tapnya bisa masuk lebih mudah dan tatalnya atau chipnya lebih mudah lepas. Ga usah banyak2, gunakan oli atau cairan khusus secukupnya aja.
4.Putuskan Tatalnya…
Pada pengetapan besi karbon umumnya,apalagi tapnya tajam, akan menghasilkan potongan chip atau tatal yang bisa panjang,yang tidak akan putus dengan sendirinya. Makanya putuskan! Putar tapnya sesekali ke arah balik maka “klik”tatalnya akan putus. Trus maju lagi dan balik lagi,begitu seterusnya maka tidak ada penumpukan tatal dan tap selamat sampai tujuan. Maksudnya sampai dratnya jadi
5.Pahami Jenis dan Ukuran Ulir
Di blog ini kita banyak membahas jenis2 ulir atau drat,silahkan dilihat postingan berlabel ulir. Kenapa saya bilang pahami lagi,karena praktiknya bisa saja kamu mengetap ulir dalam M6 untuk lakinya yang UNC ¼. Sekilas ini memang mirip. Beberapa barang di sekitar kita terutama peralatan made in USA atau Canada menggunakan ulir berstandar SAE (Society of Automotive Engineer). Ulir mereka menggunakan satuan TPI,thread per inchi,dan satu ukuran diameter memiliki dua ukuran TPI. Yang kasar disebut Unified National Coarse (UNC) dan yang halus disebut Unified National Fine (UNF).
Contoh kasus yang sering saya temui adalah pada pompa kolam renang. Merk umum dipakai adalah Hayward. Semua dratnya memakai Ulir inchi SAE ini.Inilah mengapa dalam proses pengetapan kita harus memahami jenis dan ukuran ulir.
6.Buatlah lobang yang ukurannya benar .
Bukankah sekarang semua ada aplikasi androidnya? Kalo sudah ada tabel perbandingan lubang bor dan tap sih oke. Tapi beberapa waktu lalu saya juga posting aplikasi  Android wajib bagi tukang bubut,salah satunya adalah Aplikasi perbandingan Tap dan Bor.
Lubang yang lebih besar dari seharusnya menghasilkan ulir yang dangkal,gampang dol lagi. Sebaliknya lubang yang kesempitan menyusahkan proses pengetapan. Kalo berhasilpun pasangannya akan seret masuknya.
7.Kualitas Tap.
Kita sering mendengar ungkapan ada harga ada kualitas.
Benar adanya,tap murahan dipakai sekali dua kali udah kelihatan penurunan ketajamannya. Sebaliknya yang mahal bisa dipakai sampai waktu yang lama. Semua kembali ke teman BMB semuanya,mau pakai yang murah atau mahal.
Ukuran Wajib yang diperlukan
Sebagai tambahan saya share sedikit beberapa ukuran Tap yang wajib kamu punya.
Untuk yang sering mengerjakan reparasi sepeda motor ukuran berikut wajib anda punya.
M6x1,0
M8x1,25
M10x1,25
M12x1,25
M10x1,0 ( Ini untuk memperbaiki lubang kepala pin kampas rem cakram)
Untuk yang mereparasi mesin mesin industri,yang wajib kamu punya adalah...
Semua ukuran diatas
M10x1,5
M12x1,5
M12x1,75
M14x1,5
M14x2
M16x2
Dan seterusnya,
W 1/4
W 3/8
W 1/2
W ⅝
W ¾
Dan seterusnya ...
Oke,segitu dulu tentang hand tap yang bisa saya tulis,kamu tentu punya pengalaman menggunakannya kan,ayo share di komentar...
Salam BMB..
Selanjutnya berbagai model hand tap sesuai kebutuhan.
Continue reading ...

Thursday, February 8, 2018

Ulir 3/4" UNF Berapa TPI?

0 comments



Pertanyaan di judul itu saya sadur dari pertanyaan lain di kolom facebook comment di bawah ini. Aslinya rekan ini menanyakan apakah ulir UNC bisa dimasukkan ke mur UNF....
Tentu saja tidak. Dan kebetulan saya ada pekerjaan membuat ulir UNF,ya sekalian saya posting disini.



Dalam hal ini kita pake contoh ulir 3/4". Ukuran jumlah ulir standar UNC dari 3/4"  adalah 10 benang per inchi atau 10TPI. Kasar, karena huruf C dari standar UN artinya coarse, atau kasar.
Jika diameter 3/4" kita buat menjadi ulir UNF,standarny adalah 16 benang per inchi,atau 16TPI,lebih halus...karena huruf F dibelakng UN berarti fine,baik/halus.


Untuk kita yang terbiasa memakai standar metrik, jenis2 ulir inchi yang lain dengan kode2nya yang banyak memang sedikit membingungkan. Tapi sebenarnya standar yang umum di Amerika dan Eropa ini justru lebih detail dalam membedakan jenis ulir. Silahkan buka kembali postingan tentang perbedaan ulir UNC,UNF,dan UNEF disini.



Continue reading ...

Wednesday, February 7, 2018

Sekilas Tentang Batu Gerinda

0 comments
Batu gerinda memiliki peran besar di industri manufaktur permesin. Dari bagian finishing hingga alat pengasah, batu gerinda merupakan barang biasa yang ditemukan di semua toko mesin. Batu gerinda biasanya bisa diklasifikasikan sebagai natural atau artifisial, seperti dengan diamond wheel(natural) atau batu karbida silikon (buatan). 
Di postingan ini saya coba akan menjelaskan perbedaannya.

Manusia telah menggunakan jenis jenis abrasive sepanjang sejarah. Mayoritas abrasive alami, seperti pasir, ampelas dan pasir kuarsa. Seiring perjalanan waktu,bahan alami yang makin sulit di dapat telah diganti dengan abrasif buatan seperti silikon karbida atau aluminium oksida.
Kita menggunakan abrasif buatan lebih sering daripada abrasif alami.
Bahan

Ada dua jenis bahan utama untuk batu/roda gerinda: Aluminium Oxide dan Silicon Carbide.

Aluminium Oxide digunakan untuk menggerinda bahan seperti baja keras, besi tempa dan perunggu keras. Bahan ini dinilai memiliki kekuatan tarik tinggi. Bergantung pada faktor kemurnian, juga bisa digunakan untuk menggèrinda besi tuang. 
Aluminium Oksida merupakan abrasif yang paling umum digunakan pada roda gerinda.

Silicon carbide grinding wheels digunakan untuk menggerinda  bahan dengan kekuatan tarik rendah, seperti aluminium, kuningan dan perunggu yang lebih lembut. Hal ini juga digunakan pada sebagian besar logam non-ferrous.

Bahan khusus lainnya adalah Cubic Boron Nitride, diamond, dan gel ceramic abrasive.
Bentuk

Batu gerinda hadir dalam berbagai bentuk. Setiap bentuk dipilih untuk melakukan pekerjaan tertentu.

Cylindrical grinding wheels
Cylindrical wheel, Roda silinder
adalah tipe batu gerinda yang paling umum. Permukaan pemotongannya terletak di pinggiran roda,maksudnya di diameter luarnya ,meskipun kita sering menggunakan sisinya,yang sebenarnya salah. Gerinda bentuk ini sering dipasang di mesin gerinda bangku dan dikencangkan dengan plat penjepit.


Straight cup grinding wheel

Straight cup wheel, roda mangkok lurus
Kaya namanya ya kaya mangkok,dirancang untuk memotong pinggiran dan sisi wajah pada saat bersamaan. Jenis roda ini sering digunakan untuk menggiling benda yang memiliki lekukan siku.


Dish wheel
Dish wheel,Roda piring
adalah alat asah khusus selain gerinda pemotong.  Jenis ini biasanya digunakan untuk regrind pisau planer kayu. Bisa juga untuk mengasah mata bor frais karena eh karena memiliki bentuk spesifik untuk mencapainya.



Flared Cup wheel 
Flared Cup wheel, batu gerinda mangkok mekar (menyala)
Adalah juga alat dan roda gerinda pemotong. Ada beberapa bentuk "cup" yang tersedia tergantung kebutuhan si tukang.
Banyak dipakai juga oleh tukang batu alam untuk meratakan dinding batu.

Batu gerinda bisa dicustom atau diratakan kembali setelah bentuknya tidak bagus dengan alat yang namanya "dresser" untuk mencapai hampir semua bentuk yang diinginkan.

Dresser
Continue reading ...

Thursday, February 1, 2018

Aplikasi Android Wajib bagi Operator Mesin Bubut (Bagian 6)

0 comments
Ternyata dari sekian pengunjung blog ini,ternyata yang mendapat perhatian cujuo besar adalah daftar jenis dan ukuran bearing.
Kali ini saya akan buat lebih mudah lagi bagi sobat,yang mau mencari ukuran bearing baik nomer,dimensi,berat bahkan beban yang sanggup ia terima.
Ini adalah aplikasi Android yang wajib dimiliki oleh tukang bubut dan tekhnisi mekanika pada umumnya.

Icon NTN Ball Bearings 
                   
Dikeluarkan oleh pabrikan NTN,aplikasi ini bernama NTN Ball Bearings.
Dalam menu utama aplikasi ini terdapat empat item.
1. Dimension, untuk melihat daftar jenis dan ukuran bearing
2. Search,pencarian
3. Calkulation,menu perhitungan beban
4. 3D CAD,menu gambar 3D via browser

Meskipun aplikasinya bernama ball bearing tapi jangan salah,bukan hanya Ball bearing,di aplikasi ini terdapat 16 jenis bearing. 


Daftar jenis bearing

Dari enambelas jenis atau tipe bearing tersebut yang paling umum kita pakai adalah yang pertama. Deep grove ball bearing adalah klaher peloran alur tunggal biasa.
Jika masuk ke menu ini,kita bisa melihat nomor bearing mulai ukuran terkecil sampai terbesar. 

               

Dalam screen shot di atas kita bisa lihat detail bearing atau klaher jenis deep grove ball bearing . Mulai nomor,diameter dalam,diameter luar,ketebalan dan bahkan beratnya. Begitu juga dengan tipe laher lainnya,seperti laher tirus atau tapered roller bearing di bawah.

               

                                               Tabel ukuran laher konis/tirus



Menu yang sangat membantu,favorit saya adalah pencarian atau search menunya. Disini kita bisa mencari ukuran bearing jika kita tahu nomernya. Atau sebaliknya,kita bisa mencari tahu nomor suatu bearing jija memasukkan data data ukurannya baik diameter lubang, diameter luar dan tebalnya,seperti ss berikut ini. 





Mencari ukuran bearing



Pencarian nomor bearing 


Nah,sangat bermanfaat bukan? Apalagi saat ada job penggantian bearing dimana bearing yang lama kondisinya sudah hancur. App ini sangat membantu saat harus ke toko mencari barangnya karena kita sudah bisa memastikan nomornya.


Sebenarnya masih ada menu yang bagus dari app ini,tapi untuk ukuran tukang bubut yang umum,menu diatas sudah sangat membantu. Kalo mau mencoba menu lainnya silahkan download saja ,kan gratis,hehe....





Continue reading ...

Saturday, January 27, 2018

Springback, Pahat Bergetar Nyaring Bunyinya

0 comments
Menghasilkan hasil pekerjaan yang rapih,halus dan akurat adalah dambaan semua tukang bubut, Hal ini akan berbanding lurus dengan waktu yang dibutuhkan dalam membubut namun berbanding terbalik dengan kuantitas hasil yang didapat.
Terkadang tuntutan kuantitas membuat orang mengabaikan langkah kerja dan kualitas alat potong, terlebih dalam pengerjaan barang2 yang sulit,atau membubut permukaan yang sulit dijangkau, yang mengharuskan membuat alat potong dengan lengan yang panjang.
Hal ini akan menghasilkan getaran balik dari perlawanan bahan terhadap alat potong yang menimbulkan suara dan hasil pekerjaan yang kasar.
Getaran ini disebut juga dengan istilah "spring back" atau gampangnya "ngeper" 😂

Boring bar,credit for Wikipedia.org 

Kerugian yang timbul dari spring back ini antara lain suara berisik, hasil yg kasar, alat potong yang cepat rusak,dan ukuran yang tidak tepat.

Untuk mengurangi efek springback ini ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.
Terutama dalam hal membubut permukaan yang sulit dijangkau,misalnya lubang yang panjang,atau piringan (disc),gunakan pahat se efectif mungkin. Yang panjangnya ideal.
Dan besarnya juga ideal. Menggunakan boring bar sesuai dengan diameter lubang.
Artinya,semakin besar batang pahat lubang yang bisa dipakai,semakin sedikit kemungkinan getarnya.

Stu trik yang mungkin terabaikan ,khus dalam pengerjaan lubang adalah,biarkan posisi pahat lobang (boring bar) sedikit diatas senter.
Ini dimaksudkan agar saat terjadi springback,saat pahat ngeper,dia tidak di posisi di bawah senter,agar tidak tertarik.

Ini berlaku juga koq saat kita membuat drat,baik drat dalam atau drat luar. Cuma untuk drat luar yang diameternya kecil (semakin dekat ke senter) jangan terlalu tinggi juga pahatnya nanti ga mau makan malah.....

Oke demikian pengalaman saya dengan si springback, jika punya tips tambahan,mohon di komen,,,,

Continue reading ...

Blog Dalam Perbaikan

0 comments
Belakangan ini mungkin teman teman BMB dibuat bingung dengan tampilan blog ini. Admin mohon maaf dengan ketidaknyamanan ini.
Blog Belajar Mesin Bubut kita ini lagi dalam perbaikan.
Admin mencoba beberapa template dengan makssud mencari yang ringan di loading baik dengan komputer desktop maupun dengan handphone.


Sekali lagi maaf.
Continue reading ...
 

About Me

My Photo

Bengkel NTK mengerjakan pekerjaan las dan bubut.
  • pagar
  • pintu
  • teralis
  • rolling door
  • dll

Produk  Lainnya

Pemesanan:

call/sms/WA   : 0812 4661 705
BBM               : 2a3a6c0f
email             : bengkel.ntk@gmail.com

Lencana Facebook

FB Page Admin

Copyright © 2009-2018 Belajar Mesin Bubut Design by BTDesigner | Blogger Theme by BTDesigner | Published..Blogger Templates Powered by Blogger