Cari di Blog Ini

Sabtu, 24 Oktober 2015

Fungsi Mesin Bubut dan Benda Yang Dibuat Dengan Mesin Bubut

0 comments
Dari sekian banyak tutorial mesin bubut untuk pemula di blog sederhana ini,ternyata masih saja ada pengunjung yang datang dengan pertanyaan fungsi mesin bubut. Ya,namanya juga orang bertanya dan mencari,terserah kalo mau search apa saja tentang mesin bubut. Meskipun sudah ada artikelnya namun saya pikir tidak ada salahnya saya memberi lagi penjelasan,namun kali ini sekalian dengan gambar barang-barang dari produk mesin bubut sederhana yang kami hasilkan dari bengkel las-bubut kecil kami.


drat tirus
Diatas ini adalah salah satu contoh hasil membuat ulir/drat di mesin bubut. Cara membuat ulir di mesin bubut juga sudah pernah di bahas,tapi barang ini memiliki bentuk tirus. Cara membubut tirusnya dengan eretan atas,ada juga artikelnya. Barang ini digunakan oleh para pengrajin perak,kerang,atau batu akik untuk mencekam kain poles di mesin gerinda.

drat pipa
Gambar diatas adalah apa? Ya,itu potongan pipa gas pendek-pendek yang di drat ujung ujungnya agar bisa diinstal dengan sok dratnya. Meskipun sudah ada mesin khusus untuk snei pipa,tapi saya membubut drat pipa itu di mesin bubut. Kenapa,ya,karna ga punya mesin snei,...hahaha. Nah,untuk yang sering ngedrat pipa di mesin bubut pasti sudah hafal,kisar atau gang atau banyaknya ulir tiap inchi itu berapa aja.. Ya,untuk pipa umumnya menggunakan standar NPT alias National Pipe Thread,yg sering saya kerjakan mulai pipa 1/2" (14TPI),pipa 3/4" (14TPI),1" (11TPI) dst....dst. (TPI alias thread per inch,alias jumlah ulir per inchi,alis gang!)

mesin gerinda potong rakitan
Gambar diatas sebenarnya malu jelasin,lah wong di toko perkakas banyak yang jual mesin chopsaw,ini malah disuruh rakitkan lagi. Alesannya biar dinamo alis motornya agak jauh dari pisau,biar ga kena air karena akan dipake buat mutilasi bongkahan batu akik.
Iya deh,tapi mana kerjaan bubutannya,orang cm meja kecil sama bar jungkat jungkit gitu??? (penulisnya sudah somplak nanya sendiri)
Itu loh,spindlenya... (tuhkan jawab sendiri,hehe)
Itu as spindle saya buat dari as 1",vulleynya dibubut dari as 2" untuk v-belt A. Rumah bearingnya dari pipa tebal 45x60. Menggunakan bearing 6205. Penjepit pisaunya juga dibuat di mesin bubut,dari plat 10mm dgn diameter luarnya 60mm.


mesin potong batu candi
Mesin potong batu candi diatas hampir sama dengan mesin potong tadi. Cuma ukurannya aja yang gede. Pisaunya aja 600mm. Jadi saya buat penjepit pisaunya 110mm OD. Spindel dan rumah bearingnya juga dibuat di mesin bubut,bukan pake bearing duduk. Vuleynya beli di toko,dia 4"xB2
Bedanya mesin ini pake meja yang bisa didorong-dorong. Ada rel as 19mm kiri kanan. Maka kerjaan mesin bubutnya nambah yaitu membubut roda. Bahannya ST42 diameter 3",bearingnya 6205 kiri kanan. Asnya tembus kiri kanan,pake as 1'.
\
mesin gergaji kayu

mesin gergaji kayu/pecah kayu
Dua foto diatas adalah mesin sederhana banget. Cuma untuk mesin bubut kecil yang saya punya yaitu mesin bubut C06230A yang panjangnya cuma 914 swing over carriage 7",12"over bed tp buka perutnya cukup lebar,17".
Tetap saja kerepotan membubut as 2" sepanjang 700mm dan harus menggunakan aksesoris mesin bubut,perlengkapan mesin bubut yang lain yaitu steady rest alias kaca mata alias brill duduk.
Meskipun begitu akhirnya selesai juga. Gak kalah beratnya adalah vuleynya besi cor diameter 14" dua jalur B. Penjepit pisau juga agak tebal dan besar mengikuti besarnya pisau mesin pemotong kayu ini yang sebesar 90cm.

Nah,itu tadi beberapa barang yang saya kerjakan yang menunjukkan apa fungsi dan kegunaan mesin bubut.
Bisa dikatakan mesin bubut itu adalah ibu dari semua mesin,karena semua mesin dibuat dari mesin bubut,setidaknya beberapa bagian darinya dibuat dengan mesin bubut. Trims mesin bubut.... :D
Continue reading ...

Senin, 19 Oktober 2015

Jenis-Jenis Ulir/Drat Bagian II (Cara Membaca dan Menggambar Ulir)

0 comments

Sambungan ulir sangat luas di pergunakan dalam mesin-mesin, dan terdapat bermacam-macam jenis ulir. Jika diambil sebuah batang berulir, baut umpamanya, dan kernudian dipotong memanjang, maka akan terlihat penampang ulirnya. Ter gantung dari jenis ulirnya, maka penampang ulir tersebut dapat berbentuk: segi tiga, segi empat, trapesium, bulat dsb.nya. Penampang-penampang ini dapat dililitkan melalui garis ulir di dalam atau di luar suatu silinder. Dengan demikian akan terbentuk sebuah ulir dalam atau ulir luar.


Gambar 1. Bentuk-bentuk Ulir


Untuk menggambar bentuk- bentuk ulir tersebut diperlukan waktu dan pekerjaan yang lama dan membo sankan, bila digambar dalam proyeksi sebenarnya (Gambar 1).
Sebagai gambar kerja, gambar demikian tidak ada artinya. Oleh karena itu, ulir tidak digambar menurut gambar proyeksi yang sebenarnya, tetapi digambar secara sederhana dan diperlengkapi dengan keterangan-keterangan, seperti lambang, yang me nyatakan jenis ulirnya, arah lilitannya, ke kiri atau ke kanan, ulir tunggal atau ganda, jarak antara, dsb.

Pada umumnya ulir digambar secara sederhana, di mana diameter luar ulir digambar dengan garis tebal dan diameter dalamnya dengan garis tipis atau sebaliknya, dapat dilihat pada gambar 2 cara menggambarnya adalah sbb :

1. Diameter luar dari ulir luar d an diameter dalam dari ulir dalam digambar dengan garis tebal.
2. Diameter dalam, disebut juga diameter teras, dari ulir luar, dan diameter luar dari ulir dalam digambar dengan garis tipis.
3. Garis yang menunjukkan batas antara ulir lengkap dan tidak lengkap, ditarik dengan garis tebal.
4. Menurut perjanjian garis yang menunjukkan akar dari ulir tidak lengkap digambar dengan garis tipis, yang mcmbuat sudut 30° dengan sumbu baut.
5. Ujung lubang mata bor digambar dengan sudut puncak 120°.
6. Garis-garis batas ulir, yaitu garis-garis yang menunjukkan batas dalam dan luar dari ulir, digambar dengan garis gores, bila ulirnya tersembunyi.
7. Bagian ulir yang dipotong, diarsir sampai pada batas luarnya .
8. Pada gambar proyeksi rnelintang, akar ulir digambar sebagai bagian dari lingkaran, biasanya tiga perempat lebih, dengan garis tipis.
9. Dalam gambar susunan diameter luar ulir digambar dengan garis tebal (ingat benda pejal tidak boleh dipotong memanjang), dan diameter dari ulir dalamnya digambar dengan garis tebal mulai dari batas ulir baut.



Gambar 2. Penyajian Ulir


Penunjukan ulir

Beberapa sifat ulir harus diperinci pada ujung garis penunjuk, yang berpangkal pada diameter luar, sesuai susunan di bawah ini:

Contoh penunjukan ulir :



Gambar 3. Keterangan pada Ulir




Gambar 4. Cara Penunjukkan Ulir

Bila jenis ulir adala ulir tunggal, maka jumlah lilitannya tidak perlu disebut. Ukuran ulir dinyatakan dengan sebuah lambang, yang menentukan jenis ulirnya (dengan huruf, misalnya M untuk ulir metrik, W untuk ulir Withworth dsb.), diameter luar dan jarak antara atau jumlah ulir tiap inci. Contoh -contoh gambar bagian-bagian berulir diperlihatkan pada gambar 3 menunjukkan jenis, ukuran, kelas dan konfigurasi permukaan ulir.

Cara membaca gambar baut dan mur

Hampir semua jenis mes in mempergunakan baut sebagai alat pengikat, dari macam-macam jenis dan ukuran. Sesuai dengan tujuannya penggunaan baut, mur dipergunakan bersama-sama dengan baut atau baut tap. Kepala baut dan mur berbentuk segi enam atau segi empat, dan kepalanya digolongkan dalam kepala normal dan kepala tebal. Semuanya ini diperinci dalam standar, pembacaanya tidak digambar, tetapi dinya takan dengan keterangan.
Pada umumnya baut dan mur tidak digambar untuk tujuan pembuatan, tetapi dalam gambar susunan kadang-kadang digambar bersama-sama menurut perbandingan dengan diameter luar, seperti pada gambar 5.





Cara-cara Membaca Gambar Sekerup Mesin

Sekerup mesin dipergunakan untuk mengikat bagian-bagian dengan beban rendah, dan ukurannya lebih kecil dari pada diameter sekerupnya. Pembacaan penunjukan dan spesifikasi sekerup mesin ditentukan dalam standar. Pada umumnya sekerup mesin ini tidak digambar, kecuali pada gambar susunan. Cara- cara membaca gambar sekerup dapat dengan mudah seperti pada Gambar 7 menurut ukuran-ukuran dalam stundar.



Gambar 7. Macam-Macam Bentuk Sekerup


Continue reading ...

Minggu, 11 Oktober 2015

Cara Membubut Eksentrik dengan Chuck Rahang Tiga

0 comments
sebuah as eksentrik
Seperti yang sudah pernah dibahas pada tutorial tentang Chuck Rahang Empat , salah satu kegunaannya adalah bisa digunakan untuk proses pembubutan Eksentrik. Saya ga akan ngulas lagi kalo eksentrik itu adalah sebuah as bertingkat dimana setiap tingkatnya mempunyai titik sumbu yang berlainan alias tidak seporos.... Nah kan,disebutin lagi dah...:D
Namun pengerjaan dengan Chuk Rahang Empat atau Kaki Empat memerlukan waktu penyetelan yang cukup lama.
Kali ini kita akan membubut eksentrik dengan chuck rahang tiga.

Dalam tutorial mesin bubut ini kita coba membuatnya dengan as besi berdiameter 22. Berikut step-stepnya...

1. Penyiapan Bahan
Buatlah besi as dengan diameter jadi 22. Kalo ga ada ambil sepotong pendek as 25 trus bubut dikit.
membubut bahan

mendapatkan diameter yg diinginkan

2. Potong
Potong dengan menggunakan pahat potong/alur alias parting tool. Panjangnya gak masalah sih,asal kita cukup dapat mencekamnya untuk pembubutan selanjutnya.
memotong bahan
3. Membuat Packing/Ganjelan
Agar menjadi eksentris saat dicekam dengan chuck rahang tiga,benda kerja akan kita ganjel menggunakan sebuah bantalan yang kita bikin dulu. Bubut sebuah bahan,diameternya kira-kira selebar rahang chuck mesin bubut. Diameternya ga penting,tapiiii yang penting adalah panjang atau tebalnya,karena menentukan besarnya eksentrisitas (genjotan as).

Disini ada rumus seperti berikut:

Packing = offset x 1,5

dimana , Packing = tebalnya ganjel
              offset    = besarnya jarak bergesernya sumbu as (eksentriksitas)
Namun,ada juga rumus yang sedikit lebih teliti hasilnya dari yang diatas yaitu,

 
Packing = 1.5 x offset x (1 - (1/8 x (Offset / Diameter)))

 dimana, diameter yg dimaksud adalah diameter bahan

Dalam tutorial ini kita akan membuat offset/pergeseran asnya sebesar 5mm, maka untuk menghitung tebalnya ganjel,menjadi sbb:
  Packing = 1.5 x offset x (1 - (1/8 x (Offset / Bar Diameter)))
               = 1,5 x 5 x (1- (1/8 x (5/22)
               = 7,29
Jadi buatlah ganjel setebal 7,29 
membuat sebuah ganjelan
4. Cekam Benda Kerja dan Mulai Membubut Eksentrik

Cekam benda kerja dengan menaruh ganjel tadi di salah satu rahang chuk. Lakukan penyetelan lain seperti biasanya lalu cobalah membuat lubang dengan seter drill dan bubutlah sepanjang tertentu dengan diameter tertentu pula. Katakanlah diameter 10 sepanjang 5mm,dan lihatlah hasilnya....


menjepit benda kerja dgn ganjal

membubut eksentrik
Kalo kamu menginginkan ketebalan bahannya lebih tipis tapi kedalaman eksentriknya sudah cukup,kamu bisa balik benda kerjanya dan bubut permukaannya sampai ketebalan yg dikehendaki.
Maka kamu sudah bisa membubut eksentrik dengan chuck rahang tiga, hasilnya  seperti dibawah ini.

hasil bubutan eksentrik
Menggunakan cara seperti ini jauh lebih cepat dari menggunakan chuck rahang empat,walaupun tentu hasilnya akan lebih teliti dengan cara tersebut.

Semoga bermanfaat,sampai jumpa.... Keep on turning!



Continue reading ...

Labels

aksesoris alat tangan bahan kerja bahaya mesin bubut baja karbon bearing belajar bubut bengkel bubut besi cor cara download rekaman smule cara membubut cara mengecor logam carbide tungsten chuck rahang empat chuck rahang tiga cutting feed drat drat sumur bor foto job fungsi mesin bubut galungan gambar ulir hari raya inchi jangka sorong jenis ulir jig job job bubut jual mesin bubut jual mesin kertas rumput jual mesin potong batu jual mesin potong pandan jual sok drat kartel kecepatan potong keselamatan knurling kuningan las-bubut maintenance mata bor membuat lubang membuat mesin bubut kayu membuat ulir membubut alur membubut eksentrik membubut lubang membubut rumah bearing membubut tirus membubut ulir' ulir segi tiga menbubut luar menghitung berat logam mesin batu candi mesin bor mesin bor frais mesin bubut mesin bubut bekas mesin bubut china mesin bubut kayu sederhana mesin frais mesin jigsaw mesin kertas rumput mesin lain mesin perkakas mesin potong batu Mesin potong batu candi mesin potong pandan mesin rajang pandan metode pencekam benda mesin bubut micrometer milimeter milling mobil esemka pahat bubut pahat bubut karbide pahat bubut lubang pahat potong paper shreder pemotongan mesin bubut pendingin pengecoran pengetahuan bahan pengukuran perawatan perlengkapan mesin bubut pipa produk produksi proyek rpm mesin bubut SMK snei dan tap springback tahun baru imlek tangga besi tehnik bubut tips tips and trick tips dan trik tumpek landep. tutorial tutorial mesin bubut tv online streaming ulir segi empat ulir segi tiga waktu membubut waktu pembubutan wanita dan mesin bubut women on lathe zubal

Yang Lagi Serius




 

Google+ Followers

About Me

Foto Saya

Bengkel NTK mengerjakan pekerjaan las dan bubut.
  • pagar
  • pintu
  • teralis
  • rolling door
  • dll

Produk  Lainnya

Pemesanan:

call/sms/WA   : 0812 4661 705
BBM               : 2a3a6c0f
email             : bengkel.ntk@gmail.com

Copyright © 2009-2016 Belajar Mesin Bubut Design by BTDesigner | Blogger Theme by BTDesigner | Published..Blogger Templates Powered by Blogger