Tentang Kami | Produk | Kontak | Video | Galeri | Download | Disclaimer | Sitemap

Tutorial Mesin Bubut di blog ini ditujukan buat pemula dan penghobi.....  Mohon masukan dari para master.......
Silahkan Pilih Warna Latar Blog ini Sesuai Dengan kenyamanan Yang Anda Suka


Jika anda menemukan laman ini dari google search,silahkan klik tombol google plus dibawah ini agar laman ini lebih gampang terindeks


Selasa, 26 Juli 2011

Cara Mengasah Pahat Bubut

Meskipun dalam postingan sebelumnya kita tahu bahwa kita bisa membeli pahat bubut yang siap pakai,namun cara mengasah pahat bubut adalah pelajaran yang harus kita kuasai saat memulai belajar mesin bubut.
Mengasah pahat adalah bagian dari tekhnik dan juga bagian dari seni. Dalam tutorial mesin bubut kali ini yang kita pelajari adalah mengasah pahat bubut HSS. Pahat bubut HSS dijual dalam keadaan  blank(belum dibuat sisi potongnya). Ukuran yang tersedia biasanya mulai dari 5/16",3/8",1/2" dst (penampang) dan panjangnya 2",4",6"dst.


Pahat HSS

Ada empat langkah yang harus ditempuh untuk membuat sebuah pahat bubut muka kanan, yang akan kita pakai contoh dalam kasus mengasah pahat HSS kali ini,yaitu:
  • menggerinda di bagian ujung
  • menggerinda sisi kirinya
  • menggerinda sisi atasnya
  • membulatkan ujungnya
model yang menunjukkan bagian yang digerinda

   
Pertama kita akan menggerinda bagian depan batang HSS ini (bagian yang berwarna kuning dari model diatas). Gunakan batu gerinda kasar. Posisikan pahat agak miring ke kiri 10-15 derajat. Hal inni akan membuat sudut pembebas,agar tidak semua bagian pahat bersentuhan dengan benda kerja nantinya.
langkah 1.a

langkah 1.b

pahat menjadi panas

pendinginan
Proses pengerindaan membuat pahat menjadi panas,maka kita perlu sesekali mencelubkan ke cairan pendingin selama kurang lebih 15 detik.
Di bawah ini adalah gambar setelah proses penggerindaan pertama.
langkah 1.c
Langkah kedua,kita akan menggerinda sisi potongnya,karena pahat yang kita buat pahat kanan maka sisi potongnya ada di sebelah kiri(ditunjukkan warna merah pada model).  Prosedur dasarnya adalah sama kecuali bahwa kita memegang alat dengan sisi sekitar sudut 10 derajat ke roda gerinda.
langkah 2.a

langkah 2.b

langkah 2.c
Langkah ketiga,kita akan membuat sudut pembuangan tatal pada sisi atas,pada model ditunjukkan warna biru. Pada langkah ini,kita harus lebih berhati-hati,jangan sampai bagian sisi potongnya yaitu pertemuan sisi kiri dan atas, ikut tersapu batu gerinda. Jika terjadi maka ketinggian sisi potongnya akan berkurang atau lebih rendah dari badan pahat itu sendiri,masih bisa dipakai memang,namun mungkin akan membutuhkan plat ganjal tambahan saat menyetel.
langkah 3.a
Langkah keempat atau terakhir adalah membulatkan ujung sisi potongnya. Untuk tugas membubut yang normal, ujung sisi potong yang terlalu tajam seperti gambar diatas tidak akan bertahan lama. Karena itu kita harus membuatnya memiliki radius kecil agar bisa digunakan dalam pemakanan yang cukup dalam. Kurang lebih bentuknya seperti gambar 4.b.

langkah 4.a

langkah 4.b

hasil akhir
Akhirnya,sebuah pahat sisi kanan,pahat yang paling umum digunakan membubut telah jadi. Gambar dibawah menunjukkan contoh penggunaan pahat tersebut.
pemakaian
Untuk bahan tertentu,kemiringan dari sudut potong,sudut pembuangan tatal dan pembebas,mungkin memerlukan ukuran yang berbeda. Anda bisa melihat beberapa reviewnya di mini-lathe.com
Pic copyright owned by Frank J. Hoose, Jr.



Selasa, 19 Juli 2011

Aksesoris dan Perlengkapan Mesin Bubut yang Lain

Setelah mengenal chuck rahang tiga dan chuck rahang empat, sekarang akan kita lanjutkan mengenal beragam perlengkapan atau aksesoris mesin bubut yang lainnya. Tanpa berlama-lama,inilah alat-alat bantu yang sering dipakai pada pengoperasian mesin bubut.

Senter Putar dan Senter Mati
Digunakan untuk membantu menyangga ujung sebuah benda kerja yang berbentuk shaft atau as atau poros. Dengan tujuan agar ketika dibubut,benda tersebut tidak goyang,bengkok,bergetar atau pun lepas. Tentunya sebelumnya ujung dari as tersebut diberi lubang untuk tempat senter.

senter
senter mati dan senter putar


pemakaian center putar
Senter Pipa
Digunakan dengan maksud yang sama dengan penggunaan senter putar namun senter pipa dikhususkan untuk pipa atau as yang memiliki lubang yang tidak bisa disokong dengan senter putar biasa.


 
seter pipa

Catok bor (Drill Chuck)
Kalu yang ini pasti semua sudah pada tahu. Ya,ini adalah pencekam mata bor dan yang di gambar di bawah adalah yang kapasitasnya bisa mencekam dai diameter 1,5-13mm. Biasanya ada juga yang 1-10mm dan yang bisa mencekam dai diameter 3-16mm.
Di bagian tutorial yang lain sudah kita bahas tentang cara mengebor di mesin bubut,jadi disini tidak akan kita bahas lagi.

chuck bor

pencekam bor
pemakaian chuck bor

Collet Chuck
 Chuck model ini digunakan untuk mencekam mata bor dalam suatu diameter tertentu saja. Dia hanya punya setelan mengendur dan mengencangkan untuk satu ukuran tertentu saja. Karena itu,proses pergantian benda yang memiliki ukuran sama di catok imi menjadi lebih cepat.
Biasanya dalam satu set terdiri dari beberapa collet seperti gambar berikut.

collet chuck

Adaptor Atau Sarung
Tangkai senter,mata bor dan tangkai chuck bor memiliki beberapa tingkat ukuran. Agar kita bisa menggunakan semuanya di kepala lepas mesin bubut kita, maka kita perlu menggunakan adaptor. Misalnya,jika kita hendak memasang mata bor 32mm langsung di kepala lepas mesin bubut kecil tidak akan muat,maka kita perlu sarung pengurang diameternya seperti gambar berikut. Begitupun sebaliknya,jika kekecilan maka kita pakai sarung penambah.

adaptor atau sarung
Penyagga Tetap (Steady Rest)
Digunakan untuk membantu memegang benda yang panjang yang akan mendapat pengerjaan dibagian ujungnya. Dipasang pada bed mesin dengan dikunci mur baut. Bagian yang memegang benda kerja dibuat dengan bronze atau kuningan sehimgga tidak banyak merusak benda kerja. Namun begitu harus teatap dilumasi selama pemakaian/




steady rest (penyangga tetap)steady restpenggunaan penyangga tetap
steady rest atau penyangga tetap

Penyangga Berjalan (Follow Rest)
Digunakan untuk membantu memegang benda kerja dengan diameter relatif kecil dan relatif panjang. Dipasang pada eretan melintang/cross slide sehingga ikut bergerak sepanjang bed mesin. Sama halnya dengan penyangga tetap,ini pun harus dilumasi selama pemakaian.
 Follow rest (penyangga berjalan)

follow rest atau penyangga berjalan
follow rest atau penyangga berjalan

Jumat, 15 Juli 2011

Chuck Rahang Empat dan Pemakaiannya pada Mesin Bubut

Setelah membahas dan memahami tentang chuck rahang tiga di postingan sebelumnya,maka sekarang kita akan lanjut membahas tentang chuck rahang empat. Perbedaan yang menonjol dari kedua aksesoris mesin bubut ini selain dari jumlah chucknya adalah dari pergerakan rahang-rahangnya.
Rahang dari chuck rahang tiga bergerak serentak,sedangkan chuck rahang empat bergerak sendiri-sendiri atau independent.
pergerakan rahang chuck

chuck rahang empat
Kapan kita memakai chuck rahang empat? Bila kita mengerjakan suatu job dengan ketelitian yang tinggi terhadap setrisitasnya maka chuck rahang empat tepat digunakan walaupun akan memerlukan waktu yang lebih lama dalam penyetelan dibandingkan dengan menggunakan chuck rahang tiga.
Selain itu biasanya juga dipakai ketika:
  • membubut eksentrik
  • membubut benda yang bentuknya tidak teratur
  • membubut benda yang bentuknya segi empat,delapan,dll
Pada ulasan ini kita akan mengambil contoh penggunaan chuck rahang empat dalam membuat lubang eksntrik seperti gambar berikut. Gambar ini adalah milik Mr.Hirata,pengasuh laman www.nmri.go.jp
Gambar kerja ini adalah sebuah gambar bodi dari sebuah robot ikan. Lubang yang akan dibuat adalah slot untuk bagian ekornya.
contoh gambar kerja

membubut lubang eksentrik



Pada gambar di atas kita lihat,posisi rahang chuck bisa disetel sedemikian rupa agar bisa memposisikan titik pusat lubang sepusat dengan spindel.

proses selanjutnya
Langkah yang sama dilakukan untuk mengerjakan lubang yang lainnya.
Pada gambar di bawah  terlihat proses pembubutan lubang kedua hampir selesai.

hasil lubang
Itulah sekilas tentang contoh pemakaian chuck rahang empat,alat atau  aksesoris yang juga sangat penting dalam pengoperasian mesin bubut.
Masih banyak alat penunjang atau aksesoris yang biasa dipakai pada mesin bubut,namun kita akan membahasnya dalam postingan terpisah pada kesempatan berikutnya.

Sabtu, 09 Juli 2011

Chuck Rahang Tiga,Aksesoris Utama Mesin Bubut

Chuck rahang Tiga telah menjadi salah satu aksesoris yang paling mendasar mesin bubut, khususnya ketika ada pekerjaan produksi mengolah bahan berbentuk silender.
Menggunakan chuck rahang tiga tampaknya menjadi prosedur sederhana yang sudah umum , tetapi jika dipelajari lebih dalam,masih banyak tips dan usaha untuk merawat pencekam rahang tiga ini agar berfungsi optimal dalam membubut.

Dengan diperkenalkannya mesin bubut CNC, chuck rahang tiga menjadi lebih maju secara teknis, dengan penambahan sistem pendorong hidrolik dan pneumatik. Karena itu chuck rahang tiga dapat dikendalikan secara otomatis, keberadaan mereka di lingkungan manufaktur modern adalah penting.
Namun di postingan ini tentu saja kita akan membahas pencekam rahang tiga untuk mesin bubut konvensional.

chuck rahang tiga

Mungkin ada yang bertanya apa keuntungan menggunakan chuck rahang tiga dibandingkan chuck rahang empat. Memang ada saatnya dimana kita harus menggunakan chuck rahang empat. Seperti dibahas dalam topik yang lain,chuck rahang empat digunakan jika pekerjaan memang menuntut hal itu,ketika suatu benda kerja tidak bisa dicekam dengan chuck rahang tiga,entah karena membubut eksentrik,bentuknya yang segi empat dll.
Ketika pekerjaan mengharuskan benda kerja dipasang dan dibongkar dengan jumlah waktu dan usaha yang singkat, maka chuck rahang tiga adalah pilihan yang terbaik.
Chuck rahang tiga juga merupakan pilihan yang baik jika ada pekerjaan dalam jumlah besar untuk mesin bubut, dan operasi yang dilakukan tidak memerlukan tingkat presisi yang tinggi.

Ada kelemahan tertentu dalam menggunakan chuck rahang tiga. Chuck rahang tiga yang digunakan banyak menghasilkan keausan pada cekaman. Karena keausan, harus ada pemeliharaan yang dilakukan secara berkala.

Ketiga rahang chuck dianggap atau diasumsikan berjalan sempurna konsentris, namun yang sering terjadi tidak selalu begitu. Potongan tatal masuk ke dalam alur dari chuck dan ke ulir spiral. Chip tatal ini sering menyebabkan gulir dan gigi bagian bawah rahang untuk mengikat menjadi aus, dan akhirnya bagian-bagian ini akan hilang dan menjadi kurang sempurna. Akibatnya, chuck tidak mencengkeram benda kerja dengan sempurna bahkan bisa goyang dan tidak sentris.

Chuck rahang tiga terbatas dalam ukuran benda kerja yang mereka dapat pegang, dan umumnya tidak dianggap pilihan terbaik jika mesin tugas berat sedang dilakukan. Untuk itu rahangnya bisa diganti dengan rahang balik untuk bisa mencekam benda dengan diameter yang lebih besar. Untuk ukuran mesin yang lebih besar biasanya tidak ada rahang balik tambahan,tapi rahang chuck tersebut sudah dibuat terpisah antara bagian gigi di dalam dan bagian pencekam diluar yang bisa di bolak balik,dengan dua buah baut pengikat.
Perhatikan video berikut:

menggunakan chuck rahang tiga



Kadang-kadang, mungkin perlu membongkar chuck untuk pemeliharaan rinci. Melakukan hal ini Anda akan mendapatkan pengetahuan kerja chuck. Maka kita perlu melepas chuck dari spindel mesin bubut.
Ketika melepas dan atau memasang chuck selalu gunakan dudukan kayu
Perhatikan video berikut:

melepaskan chuck


Cara membuka dan memasang rahang Chuck

Lepaskan masing-masing rahang dari alur atau slotnya. Setiap rahang dan slot rahang bernomor. Ini memberitahu Anda mana rahang yang harus dipasang di slotnya. Beberapa chuck memiliki urutan membongkar3,2,1 dan memasang kembali 1,2,3. Chuck lainnya membalikkan ini. Maka kesalahan pemasangan bisa terjadi jika hanya memperhatikan nomornya saja.

Kuncinya, Perhatikan bahwa setelah melepas rahang,ia memiliki pola gigi berbeda untuk masing-masing. Ini harus lebih diperhatikan daripada apa yang baru saja Anda baca tentang nomor rahang dan urutannya. Jangan meletakkan kembali rahang di slot yang salah! dan selalu menempatkan mereka kembali dalam urutan yang benar!
melepaskan rahang chuck


Jika rahang pertama yang akan dipasang kembali adalah rahang # 1 kemudian cari Slot # 1, putar kunci chuck sampai ulir spiral terlihat memasuki slot # 3 dan kemudian kembali keluar sampai tidak terlihat.

Melanjutkan dengan asumsi bahwa rahang # 1 adalah yang pertama untuk dirakit, menjatuhkan rahang ke slot # 1 dan putar scroll sampai terikat ulir spiral chuck. goyangkan rahang dalam maju mundur sampai Anda yakin ulir nya telah mengikat.

Ulangi langkah-langkah untuk rahang # 2, dan # 3 di slot # 2 dan # 3.
Untuk lebih jelasnya,perhatikan videonya
memasang rahang chuck

Minggu, 03 Juli 2011

Membuat Mesin Bubut Kayu Sederhana

Menimbang banyaknya rekan-rekan dari dunia kerajinan yang menanyakan saya tentang cara membuat mesin bubut kayu sederhana,maka kali ini saya akan menyajikan cara membuatnya. Namun postingan ini sedikit tidak berhubungan dengan postingan sebelumnya yang berisi tentang tutorial mesin bubut logam konvensional. Postingan ini bukan buat anda yang sudah mengerti mesin bubut konvensional,atau juga bukan untuk yang sedang belajar mesin bubut logam umumnya,namun seperti kata saya di awal adalah untuk teman teman pengerajin kayu.

Jika anda berniat membuat sebuah mesin bubut kayu sederhana namun langsung bisa dipakai berproduksi,ada beberapa alt dan bahan yang kita perlukan:
  1. satu buah papan kayu ataupun meja
  2. satu potong as besi ± panjang35cm diameter 1"
  3. satu potong as berulir ± panjang 25 cm ukuran drat W1" (kita bisa membeli di toko baut atau memesan di bengkel bubut)
  4. satu buah vully untuk poros
  5. satu buah pencekam/catok kayu (buat di bubutan)
  6. satu buah senter putar,yang akan menyangga benda kerja(buat di bubutan)
  7. dua buah pillow blok diameter lobang sesuai as
  8. dua buah mur yang di las di atas sebuah plat ± 12x20cm tebal 8mm atau lebih
  9. satu buah mur untuk kontra
  10. satu potong pipa besi untuk penyangga pahat ,panjangnya sesuai dgn panjang mesin yang di kehendaki
  11. dua buah pegangan pipa penyangga
  12. satu buah motor listrik ¼HP atau sesuai keperluan
  13. tali kipas(v belt)
  14. baut-baut pengikat

Nah selanjutnya kita susun komponen tersebut diatas papan kayu atau meja yang sudah disiapkan. Kurang lebih seperti gambar berikut.

spindel
as spindel dan motor

kepala lepas
kepala lepas

Catatan:
Model catok atau pencekam sangatlah bervariasi. Untuk tugas standar,bisa menggunakan seperti di gambar. Sebuah catok planes diameter kira-kira 40mm,satu mata runcing dgn sudut 60ยบ di pusat,dan tiga lainnya di pinggir dengan sudut yang lebih lancip.

Untuk kepala lepas,usahakan agar posisi plat dudukan mur dan as berulir tersebut bisa di pindah mengikuti panjang benda kerja yang di bubut. Gunakan drat kotak untuk tugas yang lebih berat. Pakailah bearing kualitas bagus untuk senter putarnya dan lumasilah.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...