Cari di Blog Ini

Jumat, 10 Februari 2017

Metode Pencekaman Benda di Mesin Bubut

0 comments
Halo teman BMB, kali ini kita kembali ke tutorial lagi,buat pemula pula... Jadi yang merasa senior minggir gih,biarin yang ga tau yang baca,hahaha sdadis jg nih... pis yah...

Dalam proses kerja di mesin bubut,ada tiga metode kerja memegang atau mencekam benda kerja yang paling umum ,paling UMUM ya,kita belum bicara mandrel,dll....
Cara itu adalah:
* Mencekam di chuck
* Mencekam antara senter
* Mencekam di collet.

Mencekam dengan Chucks atau Clow atau Catok

Metode yang paling umum dari workholding adalah chuck, yang memiliki tiga atau empat rahang dan dipasang pada poros utama. Sebuah chuck tiga rahang digunakan untuk mencengkeram benda kerja silinder sedemikian rupa sehingga permukaan mesin adalah konsentris dengan benda kerja.




Dengan chuck empat rahang, masing-masing rahang dapat disesuaikan secara independen oleh rotasi dari radial mount ulir di kuncinya. Meskipun pemasangan akurat dari benda kerja dapat memakan waktu, catok empat rahang sering diperlukan untuk mencekam benda yang tidak silendris. Untuk mengubah keakuratan sentris atau dalam kasus di mana permukaan kerja tidak benar-benar silinder,catok inilah solusinya.



Mencekam diantara dua senter
Biasanya, benda kerja memiliki lubang senter mengerucut dibor pada setiap ujung untuk memberikan lokasi atau tempat untuk senter bubut.
Sebelum mencekam benda kerja antara senter (satu di headstock dan satu di tailstock) chuck bubut diganti dengan plat pembawa,itu lhoo...yang ada alur2 atau lubang panjangnya,kaya meja bor bangku....
Dan satu lagi,ada perangkat klem yang disebut "lathe dog" ditambahkan di senter yang di kepala tetap.
Alat ini diatur sehingga ujungnya dimasukkan ke dalam slot di plat pembawa yang terpasang pada poros utama, memastikan bahwa benda kerja akan berputar dengan pusat spindle mesin.










Senter yang digunakan dalam spindle headstock disebut senter hidup atau tukang luar bilang "live senter".
Nah yang di headstock senter mati,ini biasanya tidak berputar dan masuk di kones lobang spindel mesin, dan dilumasi untuk menahan keausan lubang benda kerja.
Lobang lathe dog memiliki baut pengunci benda kerja dan ujung lainnya nyangkut di plat pembawa. Inilah yang membuat benda kerja tercekam walaupun saat mesin mati ada sedikit speling antara ujungnya dengan lobang alur plat pembawa.


Mencekam dengan Collets

Collets digunakan untuk mencekam benda kerja halus,umumnya diameter kecil dn membutuhkan presisi yang baik. Prinsip kerja collets adalah pencekam yang punya lubang bisa disetel kencang kendurnya.
Penggunanya collets di cekam dulu di chuck bubut,disetel sentrisnya dikencangkan. Nah benda kerjanya dicekam di collets tadi.










Segitu dulu,kalo ada waktu akan kita lanjut ke metode lain yaaa....PERHATIAN : DILARANG MENG-COPY KONTEN BLOG INI TANPA MENYERTAKAN LINK SUMBER
Continue reading ...

Rabu, 21 Desember 2016

Tips Mempercepat Proses Pembubutan

0 comments
Bekerja dengan cepat dan efisien pasti sangat menyenangkan,bagi si mekanik apalagi si bossnya. Dan pelanggan juga pasti senang kalo barangnya selesai lebih cepat.

Daĺam pekerjaan di mesin bubut konvensional,ada beberapa hal sepele yang sering diabaikan tetapi sebenarnya sangat bisa menghemat waktu dalam proses pembubutan.
Berikut diantaranya:
Untuk pembubutan kasar (roughing) sebuah poros,apalagi bertingkat, biasakan menandai ukuran kasarnya. Kearah x dengan sedikit sayatan pahat, ke arah y dengan membuat diameter yang mendekati ukuran akhir,sepanjang 1atau 2mm saja. Ini akan menghindarkan kamu dari bolak balik mengukur dengan skatemat (caliver)

Persiapkan block/ganjal/plat pararel pahat.
Ini sering memakan waktu. Makanya kita harus siapkan blok atau ganjal yang sesuai dengan pahat pahat yang ada sehingga pada waktu menggunakan tidak lama menyetelnya lagi.

Membuat semua pahat dan mata bor selalu siap pakai juga bisa menghemat waktu. Gunakan waktu luang untuk mengasah semua itu,hingga saatnya tiba siap dipakai.

Untuk proses pembubutan ulir atau drat,buatlah koleksi mur yang cukup dari setiap ukuran. Sediakan di mesin bubut satu untuk setiap ukuran. Ini sangat membantu lho.... Misal ada orang(awam) yang membawa shaft dan diujungnya minta dibuatkan drat 19 (maksudnya dia mungkin M 12x1,75) kita bisa nunjukin contoh mur dari kita dan mengerjakan yang d8a mau. Sangat membantu....

Itu dia sedikit tips Mempercepat proses pembubutan berdasarkan pengalaman saya. Mungkin ada beberapa hal sepele lain yg juga bisa menghemat waktu,silahkan tambahkan di komentar.... makasih..
Continue reading ...

Senin, 19 Desember 2016

Jual Mesin Jigsaw di Badung, Bali

0 comments

Mesin Jigsaw atau sering disebut Jekso atau jexo adalah mesin gergaji berdaun kecil dan tipis yang bergerak naik turun dengan sistem poros engkol. Digunakan untuk membuat potongan berpola atau membentuk lobang bermotif pada papan.
Mesin Jigsaw sangat sederhana. Banyak yang merakit sendiri dengan boďi kayu dan membeli perlengkapannya di tukang bubut.
Kelemahan mesin dengan bodi kayu adalah mudah berubah atau longgar konstruksi nya,karena mesin ini menghasilkan getaran yg cukup kuat.

Mesin Jigsaw buatan Bengkel kami menggunakan rangka kokoh dari besi siku 5x5 A1,tebal 5mm.
Penggeraknya motor listrik 1/2HP,biasanya yang lain menggunakan 1/4
Mejanyà dari plat 5mm
As engkolnya menggunakan blok laher yg dibubut sendiri,bukan laher duduk. Blok ini dari besi as 3",dibubut dan dilengkapi dengan tutup besi di kedua sisi,mengamankan laher dari serbuk kayu.



Continue reading ...

Sabtu, 26 November 2016

Lowongan Kerja Tukang Las Bubut di Bali

0 comments
Lowongan kerja tukang las bubut di Bali
Dibutuhkan :
1 orang tukang bubut
1 orang tukang las
Tinggal di mess
Pengalaman tidak masalah
Hubungi
Cp : 08311808869
WA 0812 4661 705
Continue reading ...

Selasa, 11 Oktober 2016

Wanita dan Mesin Bubut

0 comments
Mendengar kata mesin bubut mungkin udah bosen level 9, mendengar kata wanita sedikit memfokuskan telinga dan mendengar kata wanita di mesin bubut jadi penasaran pengen lihat,hahaha.....
Ini bukan postingan tutorial, kalo istilah Dunia Dalam Berita di Tvri jaman dulu mungkin ini "berita ringan".

Tapi tahukah kamu sejatinya wanita memegang peranan penting dalam hal persenjataan di perang dunia 1 dan 2??? Disaat para pria di Eropa terjun di medan perang,yang menyiapkan persenjataan di pabrik kala itu,mesin mesin bubut dioperasikan para wanita.
Coba aja liat di gugel atau practical machinist (dot) uk.
Wanita bisa garang juga di mesin bubut....😆


operator mesin bubut wanita jaman perang


Di jaman sekarang minat wanita terhadap mesin bubut masih ada. Di facebook aja saya ada dua orang teman wanita yang intens bergaul dengan mesin. Satunya adalah ahli jam (watch) di Gold Coast,Ausie. Selain kerja di toko arloji,dia punya spare room machine shop di rumahnya ,katanya nerusin punya bapaknya.
Sayang dia ga mau fotonya dipasang disini. Tapi kalo mau liat dia,kunjungi aja vlognya di YouTube dengan keyword Emma Ritson.
Satu lagi wanita yg saya bilang tadi adalah gadis batak yang tinggal di Bandung,lulusan politeknik Bandung yang kini kerja di Jepang. Ya,kerja di pabrik dan mengoperasikan mesin,padahal anaknya cuantikkk sekali,xixixi. Mau kenal?,cari di ig atau fb keyword : xaviera ester sihombing.

Ada yang senang mesin bubut karena hobi, karena ikut suami atau keluarga. Ada juga yang beranggapa bisa menghilangkan stress sebagai sampingan. Berikut galeri foto wanita di mesin bubut....
















Wah,.... jadi melek ya,hahaha.... awas gagal fokus. Gambar diatas menunjukkan bahwa tekhnik mesin khususnya operator mesin bubut tidak melulu laki laki,wanita juga bisa. Tapi diantara gambar wanita itu ada satu yang bukan tukang bubut,cuma model,....hayo yang mana?
Yup,anda sangat teliti.... nomer 3 dari bawah....😂😂😂
Continue reading ...

Sabtu, 08 Oktober 2016

Mengenal Proses Pengecoran Logam

0 comments
Dalam pekerjaan sehari hari di mesin bubut,tentunya kita sering mengolah yang namanya besi cor. Namun mungkin juga tidak semua dari kita mengetahui bagaimana cara membuat besi cor atau apa saja proses yang dilalui dalam pembuatannya.
Untuk itu saya mencoba merangkum dari beberapa sumber,proses pengecoran logam.

Pengecoran Logam adalah suatu proses manufaktur yang menggunakan logam cair dan cetakan untuk menghasilkan bentuk yang mendekati bentuk geometri akhir produk jadi. Logam cair akan dituangkan atau ditekan ke dalam cetakan yang memiliki rongga cetak (cavity) sesuai dengan bentuk atau desain yang diinginkan.

Setelah logam cair memenuhi rongga cetak dan tersolidifikasi, selanjutnya cetakan disingkirkan dan hasil cor dapat digunakan untuk proses selanjutnya.
Untuk menghasilkan hasil cor yang berkualitas maka diperlukan pola yang berkualitas tinggi, baik dari segi konstruksi, dimensi, material pola, dan kelengkapan lainnya. Pola digunakan untuk memproduksi cetakan.
Pada umumnya, dalam proses pembuatan cetakan, pasir cetak diletakkan di sekitar pola yang dibatasi rangka cetak kemudian pasir dipadatkan dengan cara ditumbuk sampai kepadatan tertentu. Pada lain kasus terdapat pula cetakan yang mengeras/menjadi padat sendiri karena reaksi kimia dari perekat pasir tersebut.

Pada umumnya cetakan dibagi menjadidua bagian yaitu bagian atas (cup) dan bagian bawah (drag) sehingga setelah pembuatan cetakan selesai pola akan dapat dicabut dengan mudah dari cetakan.Inti dibuat secara terpisah dari cetakan, dalam kasus ini inti dibuat dari pasir kuarsa yang dicampur dengan Airkaca (WaterGlass / Natrium Silikat), dari campuran pasir tersebut dimasukan kedalam kotak inti, kemudian direaksikan dengan gas CO2 sehingga menjadi padat dan keras.
Inti diseting pada cetakan. Kemudian cetakan diasembling dan diklem.Sembari cetakan dibuat dan diasembling, bahan-bahan logam seperti ingot, scrap, dan bahan paduan, dilebur di bagian peleburan. Setelah logam cair dan homogen maka logam cair tersebut dituang ke dalam cetakan.

(Sumber: Wikipedia.org)


(Sumber : wordpress.com)


(Sumber : blogspot.com)
Setelah itu ditunggu hingga cairan logam tersebut membeku karena proses pendinginan. Setelah cairan membeku, cetakan dibongkar. Pasir cetak, inti, dan benda tuang dipisahkan. Pasir cetak bekas masuk ke instalasi daur ulang, inti bekas dibuang, dan benda tuang diberikan ke bagian fethling untuk dibersihkan dari kotoran dan dilakukan pemotongan terhadap sistem saluran pada benda tersebut.
Setelah fethling selesai apabila benda perlu perlakuan panas maka diproses di bagian perlakuan panas.

Macam Proses Pengecoran
Traditional Casting (Teknik tradisional)
1.Sand-Mold Casting
2.Dry-Sand Casting
3.Shell-Mold Casting
4.Full-Mold Casting
5.Cement-Mold Casting
6.Vacuum-Mold Casting

Contemporary Casting (Non-Traditional)
1.High-Pressure Die Casting
2.Permanent-Mold Casting
3.Centrifugal Casting
4.Plaster-Mold Casting
5.Investment Casting
6.Solid-Ceramic Casting

Perbedaan secara mendasar di antara keduanya adalah bahwa contemporary casting tidak bergantung pada pasir dalam pembuatan cetakannya. Perbedaan lainnya adalah bahwa contemporary casting biasanya digunakan untuk menghasilkan produk dengan geometri yang relatif kecil dibandingkan bila menggunakan traditional casting.

Hasil coran non-traditional casting juga tidak memerlukan proses tambahan untuk penyelesaian permukaan.

Jenis logam yang kebanyakan digunakan di dalam proses pengecoran adalah logam besi bersama-sama dengan aluminium, kuningan, perak, dan beberapa material non logamlainnya.
Continue reading ...

Kamis, 22 September 2016

Cara Menyetel Pahat Bubut dengan Penggaris

0 comments
Sebenarnya kita sudah tahu semua cara menyetel pahat bubut yang benar dan umum dilakukan. Cara ini juga diajarkan di sekolah menengah kejuruan khususnya di tekhnik mesin. Cara menyetel pahat bubut yang saya maksud adalah dengan pertama tama kita menjepit pahat di rumah pahat atau tool post, lalu kita bandingkan tingginya dengan live center atau ujung senter putar di kepala lepas.
Jika tingginya sudah sama persis,maka posisi pahat bubut kita sudah pas. Tentunya masih perlu dicoba dengan melakukan proses pembubutan muka(facing).
Jika hasil bubutannya rata sampai pusat benda kerja,maka sudah oke. Namun kalau masih ada sedikit yang menonjol di tengah benda kerja,maka posisi pahat bubut belum pas,bisa lebih tinggi atau lebih rendah.
Ini bisa terjadi karena,mungkin ujung senter yang kita pakai tadi sudah tumpul, atau posisinya belum pas di kepala lepas. Jadi ini suatu kelemahan cara penyetelan yang ini.

Nah,dari obrolan dengan teman di facebook,saya menemukan tips yang cukup bagus dalam hal cara menyetel ketinggian pahat bubut.
Tips ini tidak menggunakan senter putar dan kepala lepas,tapi dengan menggunakan PENGGARIS.

Cara menyetel ketinggian pahat bubut dengan penggaris baja:

1.Siapkan mesin bubut
Mesin bubut dalam keadaan mati dan asekring juga dimatikan,untuk jaga-jaga biar ga hidup kalo handle switch kesenggol waktu proses. Jauhkan alat yang tidak diperlukan dari atas mesin

2.Siapkan sebuah benda kerja sebagai alat bantu. Chuck di mesin dan pastikan senter.Kalau belum,boleh lah mesinnya dihidupin bentar buat ngebubut luarnya biar rata.

3. Siapkan sebuah penggaris atau mistar baja.
Kalo belum ada,beli dulu gih,yang 30cm paling cuma 5-7ribu rupiah.

4. Pasang pahat bubut di rumahnya. Pahat ini yang akan kita setel ketinggiannya,sebelum kita pakai kerja di mesin bubut.
Kencangkan pahat,lalu dekatkan ke benda kerja.Jangan ditempel dulu. Ambil penggaris tadi lalu dorong dengan pahat hingga nempel ke benda kerja. Awas,jangan keras nekannya kalau ga mau pahat kamu patah ujungnya. Yang penting pahat bisa megang penggaris dan ga sampai jatuh.
Perhatikan penggaris. Apakah dia berdiri tegak lurus???
Kalau iya,berarti posisi pahat bubut sudah sepusat alias setinggi sumbu mesin bubut. Kalau ujung atasnya miring ke depan,berarti posisi pahat masih lebih tinggi dari sumbu mesin,begitu juga sebaliknya. Sesuaikanlah plat ganjal pahat kamu sampai penggarisnya tegak lurus.

dekatkan pahat ke penggaris dan tekan sedikit


tegak lurus,tinggi pahat sudah pas

posisi pahat masih agak tinggi

posisi pahat masih agak rendah

5. Lakukan pengecekan dengan membubut permukaan benda kerja tadi. Sama kaya biasanya,kalao belum pas tingginya pasti akan meninggalkan sisa di tengah-tengah benda kerja.

Nah itulah cara penyetelan ketinggian pahat dengan menggunakan penggaris sebagai bantuan. Lebih cepat kan? Komen dong....

credit to (and image)http://www.instructables.com
Continue reading ...

Labels

aksesoris alat tangan bahan kerja bahaya mesin bubut baja karbon bearing belajar bubut bengkel bubut besi cor cara download rekaman smule cara membubut cara mengecor logam carbide tungsten chuck rahang empat chuck rahang tiga cutting feed drat drat sumur bor foto job fungsi mesin bubut galungan gambar ulir hari raya inchi jangka sorong jenis ulir jig job job bubut jual mesin bubut jual mesin kertas rumput jual mesin potong batu jual mesin potong pandan jual sok drat kartel kecepatan potong keselamatan knurling kuningan las-bubut maintenance mata bor membuat lubang membuat mesin bubut kayu membuat ulir membubut alur membubut eksentrik membubut lubang membubut rumah bearing membubut tirus membubut ulir' ulir segi tiga menbubut luar menghitung berat logam mesin batu candi mesin bor mesin bor frais mesin bubut mesin bubut bekas mesin bubut china mesin bubut kayu sederhana mesin frais mesin jigsaw mesin kertas rumput mesin lain mesin perkakas mesin potong batu Mesin potong batu candi mesin potong pandan mesin rajang pandan metode pencekam benda mesin bubut micrometer milimeter milling mobil esemka pahat bubut pahat bubut karbide pahat bubut lubang pahat potong paper shreder pemotongan mesin bubut pendingin pengecoran pengetahuan bahan pengukuran perawatan perlengkapan mesin bubut pipa produk produksi proyek rpm mesin bubut SMK snei dan tap springback tahun baru imlek tangga besi tehnik bubut tips tips and trick tips dan trik tumpek landep. tutorial tutorial mesin bubut tv online streaming ulir segi empat ulir segi tiga waktu membubut waktu pembubutan wanita dan mesin bubut women on lathe zubal

Yang Lagi Serius




 

Copyright © 2009-2016 Belajar Mesin Bubut Design by BTDesigner | Blogger Theme by BTDesigner | Published..Blogger Templates Powered by Blogger